![]() |
| H.Deni Prasetya, Anggota Komisi B DPRD Jatim.(Dok/Istimewa). |
Usai mengikuti sidang paripurna dan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo di Gedung DPRD Jatim, Jumat (16/08/2025), Kaji Deni menyebut bahwa implementasi program prioritas nasional di Jawa Timur berjalan optimal.
“Kopdes Merah Putih di Jatim sudah terbentuk di seluruh kabupaten/kota sesuai target pemerintah. Ini mempermudah akses permodalan dan menguatkan usaha kecil menengah,” ungkapnya.
Menurut data Dinas Pendidikan Jatim, hingga Agustus 2025 program MBG telah dinikmati oleh lebih dari 1,2 juta siswa SD dan SMP setiap hari sekolah. Manfaatnya dirasakan langsung, mulai dari peningkatan energi belajar hingga perbaikan gizi.
Sementara itu, Sekolah Rakyat di Jatim yang diperuntukkan bagi anak-anak kurang mampu telah berdiri di 12 lokasi, menampung 1.183 siswa dengan dukungan 175 guru dan 137 tenaga kependidikan. Program ini mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, sekaligus menjadi upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis berasrama.
Legislator asal Dapil Jember-Lumajang ini juga mendorong penguatan ketahanan pangan untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Ia menilai metode pertanian perkotaan, seperti hidroponik dan pemanfaatan lahan sempit, penting untuk percepatan swasembada pangan, apalagi bila disinergikan dengan penggunaan pupuk organik.
“Bila dijalankan konsisten, saya optimistis program Prabowo–Gibran akan meningkatkan kesejahteraan rakyat. HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini harus menjadi pemantik semangat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan melalui program yang benar-benar bermanfaat,” pungkas Ketua Bidang Pertanian dan Perkebunan Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur. (Had)


Komentar