|
Menu Close Menu

Ramadhan In School di Mushalla Abi Syuja’

Sabtu, 07 Maret 2026 | 12.06 WIB

Kegiatan Ramadhan In School di Mushalla Abi Syuja', Pragaan Sumenep. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep – Puluhan anak-anak mengikuti kegiatan “Ramadhan In School: Mendidik Buah Hati dengan Hati” yang digelar di Mushalla Abi Syuja’. Program ini diprakarsai oleh pengasuh mushalla, Nyai Siti Amina Syuja’, yang berlokasi di dusun Ketapang Desa Jaddung Pragaan Sumenep, sebagai ikhtiar membentuk karakter religius sekaligus membentengi anak-anak dari dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan.


Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pendidikan alternatif bagi anak-anak selama bulan suci Ramadhan agar waktu mereka tidak habis di depan layar gawai. Melalui pendekatan keagamaan, kebersamaan, dan kreativitas, anak-anak diajak untuk kembali aktif berinteraksi, belajar, dan bermain secara langsung dengan teman-temannya.


Setiap harinya, para peserta mengikuti berbagai kegiatan rutin yang dimulai dengan senam atau permainan pagi untuk membangun semangat dan kebersamaan. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna, pembacaan sanad Nabi, serta berbagai kegiatan kreativitas yang melatih keberanian dan imajinasi anak-anak.


Tidak hanya kegiatan harian, program Ramadhan In School juga menghadirkan agenda mingguan yang lebih variatif. Di antaranya belajar ilmu tajwid, pembelajaran Bahasa Arab, pelatihan konten kreator, pembacaan sholawat bersama, serta berbagai perlombaan edukatif yang melibatkan seluruh peserta.


Menurut Nyai Siti Amina Syuja’, kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk mengarahkan anak-anak agar memanfaatkan waktu dengan aktivitas yang lebih bermakna, sekaligus mengurangi ketergantungan mereka terhadap gadget.


“Anak-anak sekarang sangat dekat dengan gadget. Jika tidak diarahkan, mereka bisa menghabiskan banyak waktu hanya dengan bermain ponsel. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan alternatif kegiatan yang mendidik, menyenangkan, sekaligus memperkuat nilai agama dalam diri mereka,” jelasnya, Jumat (06/03/2026). 


Ia juga menambahkan bahwa pendidikan anak tidak cukup hanya melalui nasihat, tetapi juga melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari yang positif.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut didukung oleh beberapa ustadzah yang membantu mendampingi serta membimbing anak-anak selama program berlangsung. Kehadiran para pendamping ini membuat suasana belajar menjadi lebih hangat dan interaktif.


Melalui program Ramadhan In School, Mushalla Abi Syuja’ tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda agar tumbuh dengan akhlak yang baik, kecintaan terhadap ilmu agama, serta mampu menggunakan teknologi secara lebih bijak. (MQ)

Bagikan:

Komentar