|
Menu Close Menu

Munas Perdana MA IPNU di Bondowoso Tetapkan Prof. Asrorun Niam Sholeh sebagai Ketua Umum Lewat AHWA

Senin, 04 Agustus 2025 | 09.21 WIB

Munas MA IPNU di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Bondowoso – Musyawarah Nasional (Munas) perdana Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) yang digelar di Hotel Grand Padis, Bondowoso, Minggu (2/8/2025), menetapkan Prof. Asrorun Niam Sholeh sebagai Ketua Umum. Proses pemilihan berlangsung hangat dan demokratis, mencerminkan budaya Nahdlatul Ulama yang menjunjung tinggi musyawarah mufakat.


Awalnya, pimpinan sidang sempat menawarkan mekanisme pemilihan kepada 27 utusan peserta Munas. Namun, setelah melalui diskusi penuh kekeluargaan, forum akhirnya sepakat menggunakan sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).


Tim AHWA terdiri dari sembilan tokoh penting yang mewakili berbagai elemen dan wilayah alumni IPNU, yaitu: Hilmi Muhammadiyah (Ketua Demisioner), Asrorun Niam (Sekretaris Demisioner), Idy Muzayyad (Steering Committee),  Zainut Tauhid dan Abdullah Azwar Anas (mantan Ketua Umum IPNU),  Abdul Aziz (zona barat),  Ahmad Jaelani (zona tengah), dan Ahmadi (zona timur). 


Dalam sidang AHWA, nama Prof. Asrorun Niam Sholeh disepakati secara aklamasi. Keputusan tersebut sekaligus memperkuat aspirasi mayoritas peserta Munas dari seluruh wilayah Indonesia yang mendukungnya untuk menahkodai organisasi alumni pelajar NU ini.


Dalam pidato sambutannya, Prof. Niam menyampaikan pentingnya peran pelajar NU dalam mendorong lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. “Pelajar NU harus berada di garda depan untuk mengakselerasi kualitas pendidikan. Alumni IPNU tersebar di berbagai sektor strategis, dari birokrasi, politik, hingga pendampingan masyarakat. Potensi ini harus disinergikan untuk memperkuat kaderisasi di tubuh IPNU,” tegasnya.


Munas perdana ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, Bupati Blora Arif Rohman, Bupati Jember Gus Fawait, Anggota DPD RI Ahmad Nawardi, serta mantan Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas.


Penetapan Prof. Niam sebagai Ketua Umum MA IPNU diharapkan menjadi tonggak baru dalam konsolidasi alumni IPNU untuk berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan bangsa, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan generasi muda NU. (Lim/Had) 

Bagikan:

Komentar