|
Menu Close Menu

Pemuda Lintas Agama Jatim Serukan Keadilan dan Perdamaian, Desak Pemerintah Usut Tuntas Kasus Affan Kurniawan

Minggu, 31 Agustus 2025 | 17.21 WIB

Para Pimpinan Organisasi Pemuda Lintas Agama saat menyampaikan pernyataan sikapnya di Kantor PW GP Ansor Jatim di Surabaya.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Surabaya– Sejumlah organisasi pemuda lintas agama di Jawa Timur menyatakan sikap bersama terkait peristiwa yang menelan korban jiwa, termasuk wafatnya Affan Kurniawan dalam aksi demonstrasi beberapa hari terakhir. Pernyataan tersebut dibacakan dalam forum bersama yang digelar di Gedung PW GP Ansor Jawa Timur, Minggu (31/8/2025), pukul 13.00–16.45 WIB.


Musaffa’ Safril, Ketua PW GP Ansor Jatim, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum Affan dan para korban lain.


“Dengan penuh duka cita, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Saudara Affan Kurniawan dan seluruh korban aksi demonstrasi di berbagai daerah. Semoga para almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya.


Musaffa’ menegaskan, pemerintah harus segera mengusut tuntas peristiwa tersebut secara independen, profesional, transparan, dan berkeadilan.


Selain itu, sembilan poin pernyataan sikap turut disampaikan, antara lain:


1. Empati untuk Korban

Mengajak seluruh pihak mendoakan korban dan memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.


2. Tuntutan Keadilan

Mendesak pemerintah mengusut tuntas seluruh bentuk pelanggaran hukum yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.


3. Kepedulian Sosial

Mengajak elite pemerintah dan masyarakat menunjukkan empati serta kepedulian terhadap penderitaan rakyat.


4. Kebijakan Berpihak pada Rakyat

Meminta pemerintah melakukan langkah konkret dan berkesinambungan demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat sesuai amanat konstitusi.


5. Tolak Anarkisme

Mengajak seluruh elemen bangsa mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok dan menolak segala bentuk tindakan anarkis.


6. Pendekatan Humanis

Meminta aparat penegak hukum menggunakan pendekatan persuasif dan humanis dalam menghadapi situasi di lapangan.


7. Ciptakan Suasana Damai

Mengimbau masyarakat berperan aktif menjaga perdamaian dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif.


8. Dukung Aspirasi Beradab

Mendorong penyampaian aspirasi secara santun dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.


9. Ikhtiar Spiritual

Mengajak seluruh pemuda lintas iman dan masyarakat menggelar doa bersama demi keselamatan dan kemaslahatan bangsa.


Pernyataan sikap ini ditandatangani oleh para pimpinan organisasi pemuda lintas agama, di antaranya, H. Musaffa’ Safril, Ketua PW. GP. Ansor Jawa Timur, M. Anang Nafi’uzzaki, Ketua PW. Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, Candra Setya Buana, Ketua Pemuda LDII Jawa Timur, M. Ivan Akiedozawa, Ketua PKC PMII Jawa Timur, Christophorus W Suryo, Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Timur, Friski Fernando, S.E., M.M., Ketua PD. Pemuda Gembaudhi Jawa Timur, R. Cahaya Purnama Putra, S.H., Ketua Pemuda PGI Wilayah Jawa Timur, Hendra Prayogi, S.H., Ketua DPD GMNI Jawa Timur, dan Alifto Rafif Amanda, S.H., Ketua DPC GMNI Surabaya


Musaffa’ menutup dengan ajakan untuk menjaga persatuan bangsa.


“Perbedaan jangan menjadi alasan perpecahan. Kita harus bergandengan tangan menciptakan kedamaian demi Indonesia yang lebih baik,” tegasnya. (Had) 

Bagikan:

Komentar