|
Menu Close Menu

Ridwan Hisjam Buka Suara Soal Isu Munaslub Golkar: Kalau Unsurnya Terpenuhi, Monggo!

Jumat, 08 Agustus 2025 | 17.03 WIB

Ridwan Hisjam, Politisi senior Partai Golkar.(Dok/RRI). 
Lensajatim.id, Jakarta – Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar kembali mencuat. Wacana ini muncul seiring dorongan sejumlah kader daerah yang menginginkan pergantian Ketua Umum Bahlil Lahadalia.


Politikus senior Golkar, Ridwan Hisjam, menegaskan bahwa Munaslub bisa saja digelar asalkan memenuhi salah satu dari empat ketentuan yang diatur AD/ART partai, yakni: ketua umum melanggar AD/ART, terlibat pidana, berhalangan tetap karena meninggal dunia atau sakit permanen, atau mengundurkan diri.


“Kalau Munaslub, monggo kapan saja. Saya siap memberikan dukungan asal ada unsur yang dipenuhi dari empat poin tadi. Mau ditaruh di Ketua Dewan Pembina oke, di Ketum oke, tidak pun tidak masalah. Sejak usia 35 tahun saya sudah mengabdi di Golkar Jawa Timur,” kata Ridwan saat dihubungi, Kamis (07/08/2025).


Ridwan mengungkapkan bahwa dorongan Munaslub sejatinya bukan hal baru. Menurutnya, aspirasi tersebut telah lama terdengar di akar rumput, terutama setelah hasil perhitungan internal kader menunjukkan adanya penurunan suara Golkar di sejumlah wilayah.


“Kader di bawah itu rutin bikin kajian dan menghitung suara di desa-desa. Mereka tahu suara kita turun sejak Pak Bahlil jadi Ketum, makanya muncul ketidaksenangan dan permintaan Munaslub dari daerah-daerah,” ujarnya.


Meski demikian, Ridwan memilih tidak menilai langsung gaya kepemimpinan Bahlil. Ia hanya menegaskan setiap pemimpin memiliki karakter masing-masing.


“Bahlil itu junior saya di HMI, dulu waktu masih mahasiswa sering datang ke kantor saya tiap minggu. Saya tidak bisa bilang baik atau tidak, karena setiap masa ada pemimpinnya, dan sekarang adalah masanya Pak Bahlil,” tutupnya. (Had) 

Bagikan:

Komentar