|
Menu Close Menu

Presiden Prabowo Lantik Sejumlah Menteri Baru, Resmi Bentuk Kementerian Haji dan Umrah

Senin, 08 September 2025 | 23.59 WIB

Prosesi Pelantikan Menteri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. (Dok/Biro Pers) 
Lensajatim.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik lima menteri baru Kabinet Merah Putih, termasuk meresmikan Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian baru dalam struktur pemerintahan. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025) dan dihadiri oleh para pejabat tinggi negara.


Dalam reshuffle kali ini, Presiden Prabowo menggeser sejumlah posisi strategis di kabinet. Berikut daftar pejabat yang dilantik:


1. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Sri Mulyani.


2. Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, menggantikan Budi Arie.


3. Mukhtaruddin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, menggantikan Abdul Kadir Karding.


4. Sjafrie Sjamsoedin merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, menggantikan Budi Gunawan.


5. Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah.


6. Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.


Para pejabat baru tersebut mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, Kepala Negara menegaskan bahwa reshuffle dilakukan berdasarkan evaluasi mendalam untuk memperkuat kinerja pemerintah.


Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah telah mendapatkan persetujuan DPR RI. “Pembentukan kementerian ini sudah melalui pembahasan bersama DPR dan telah ditandatangani keputusannya oleh Presiden. Ini untuk memperkuat pelayanan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.


Prasetyo menambahkan bahwa perombakan kabinet merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan kebutuhan pemerintahan dalam menghadapi tantangan nasional maupun global. “Presiden memutuskan reshuffle ini berdasarkan pertimbangan yang matang, masukan dari berbagai pihak, dan evaluasi kinerja yang terus-menerus,” tegasnya.


Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Presiden Prabowo belum mengumumkan siapa yang akan mengisi posisi Menteri Pemuda dan Olahraga yang ditinggalkan.


Dengan reshuffle ini, publik menantikan gebrakan dari para menteri baru untuk memperkuat perekonomian, memperbaiki tata kelola perlindungan pekerja migran, meningkatkan peran koperasi, serta memastikan pelayanan ibadah haji dan umrah lebih profesional dan efisien. (Metro TV News) 

Bagikan:

Komentar