|
Menu Close Menu

Bhayangkari Trenggalek Gelar Seminar Public Speaking, Dorong Perempuan Tampil Anggun dan Percaya Diri

Kamis, 06 November 2025 | 21.07 WIB

Kegiatan Bhayangkari Cabang Trenggalek Daerah Jawa Timur berupa seminar public speaking.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Trenggalek— Bhayangkari Cabang Trenggalek Daerah Jawa Timur menggelar seminar public speaking bertema “Anggun dalam Sikap, Kuat dalam Suara: Seni Beretika Public Speaking untuk Perempuan Hebat” di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Trenggalek, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Trenggalek, Ny. Titi Ridwan, didampingi Wakil Ketua, Ny. Beti Herlinarto, ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur Bhayangkari dan mitra pendidikan. Seminar menghadirkan Ny. Titik Indrawati, S.H. sebagai narasumber dan Ny. Tiwi Pradikta sebagai moderator.


Hadir dalam acara tersebut antara lain para pengurus Cabang Bhayangkari Trenggalek, pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, Ketua Bhayangkari ranting se-Cabang Trenggalek beserta anggota, perwakilan Bhayangkari Pimstaf Polres Trenggalek, Polwan, ASN Polres, serta guru-guru dari sekolah di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari.


Dalam sambutannya, Ny. Titi Ridwan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata Bhayangkari dalam memberdayakan perempuan, khususnya anggota Bhayangkari, agar memiliki keterampilan komunikasi yang efektif dan beretika.


Public speaking bukan hanya tentang berbicara di depan umum, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan dengan keanggunan, kepercayaan diri, dan empati. Kami ingin setiap perempuan Bhayangkari menjadi sosok yang kuat namun tetap beretika,” ujarnya.


Melalui seminar ini, peserta dibekali berbagai teknik berbicara yang baik, mulai dari penguasaan panggung, artikulasi, hingga etika komunikasi dalam situasi formal maupun non-formal.


Menurut Ny. Titi, kemampuan berbicara di depan umum sangat penting bagi perempuan di era modern, terutama dalam mendukung peran mereka sebagai ibu, istri, maupun anggota masyarakat yang aktif dalam kegiatan sosial.


“Dengan komunikasi yang baik, perempuan bisa lebih percaya diri dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.


Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas perempuan Bhayangkari agar semakin siap berkontribusi dalam berbagai bidang, baik di ranah publik maupun profesional. (Had) 

Bagikan:

Komentar