|
Menu Close Menu

Produksi Beras Zakat, Inisiatif Kader Ansor Sumenep Dorong Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Rabu, 11 Maret 2026 | 17.13 WIB

Produksi beras zakat oleh kader GP Ansor Kabupaten Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, SumenepUpaya memperkuat ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari kebijakan besar di tingkat nasional. Di Kabupaten Sumenep, sejumlah kader Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor menunjukkan langkah nyata melalui inisiatif memproduksi beras zakat, yang sekaligus menjadi ruang pemberdayaan ekonomi bagi kader dan masyarakat.


Salah satu penggerak kegiatan tersebut adalah Saiful Bahri, kader PC GP Ansor Sumenep yang mengelola produksi beras zakat. Ia menjelaskan bahwa beras yang dipasarkan bukan berasal dari lahan miliknya, melainkan dari gabah yang dibeli langsung dari para petani setempat.


“Saya tidak menanam sendiri, tetapi membeli gabah langsung dari para petani. Gabah dari beberapa petani itulah yang kemudian kami kelola,” ujarnya, Selasa (10/03/2026).


Setelah dibeli, gabah tersebut digiling hingga menjadi beras yang siap didistribusikan kepada masyarakat untuk kebutuhan zakat fitrah. Proses pengemasan dilakukan secara gotong royong bersama kader Ansor lainnya di kantor PC GP Ansor Sumenep.


Menurut Saiful Bahri yang juga merupakan mantan Sekretaris PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumenep, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat, tetapi juga menjadi ikhtiar membangun kemandirian ekonomi kader.


“Melalui pengelolaan beras zakat ini, kami berupaya membangun kemandirian ekonomi kader sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di antara sahabat Ansor,” jelasnya.


Dalam proses pemasaran, para kader memanfaatkan jaringan komunikasi yang sederhana namun efektif. Informasi mengenai beras zakat disebarkan melalui grup WhatsApp, forum pertemuan kader, hingga percakapan informal di lingkungan masyarakat.


Cara tersebut terbukti cukup efektif. Hingga saat ini, usaha beras zakat yang dikelola kader GP Ansor Sumenep telah berhasil mengemas hampir dua ton beras untuk memenuhi pesanan masyarakat.


“Beras ini terus dipasarkan melalui jaringan kader Ansor. Alhamdulillah, hingga saat ini hampir dua ton beras telah kami kemas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.


Inisiatif ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat dalam menyalurkan zakat fitrah, tetapi juga memperkuat jejaring ekonomi berbasis kader sekaligus mendukung keberlangsungan usaha para petani lokal.


Bagi masyarakat yang ingin memesan beras zakat, dapat menghubungi 082332270102 (Eko), 085203775387 (Jhon), atau 087873836340 (Ipung).

Bagikan:

Komentar