|
Menu Close Menu

G25 Indonesia Santuni Nenek 90 Tahun di Pamekasan yang Hidup dalam Keterbatasan

Selasa, 18 November 2025 | 13.28 WIB

Relawan G25 Indonesia saat menyalurkan bantuan kepada Nenek Sunahdirah di Pamekasan.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Pamekasan — Hidup dalam kondisi serba terbatas, seorang lansia bernama Sunahdirah yang diperkirakan berusia sekitar 90 tahun menjalani hari-harinya bersama satu-satunya anak yang tersisa di Dusun Bertah, Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Keduanya hidup dalam kondisi ekonomi yang kurang beruntung dan mengandalkan bantuan dari pemerintah desa maupun derma masyarakat sekitar.


Sunahdirah dan anaknya tinggal di rumah sederhana dengan kebutuhan harian yang kerap tidak mencukupi. Meski telah menerima bantuan sembako dari pemerintah desa, kondisi mereka tetap membutuhkan perhatian lebih, terutama karena sang anak mengalami keterbatasan fisik akibat riwayat gegar otak ringan dan tidak memiliki pekerjaan tetap.


Melihat kondisi tersebut, Yayasan Gerakan Dualima Indonesia (G25 Indonesia) turun langsung melakukan survei dan identifikasi di lokasi. Setelah dinyatakan layak menerima dukungan, lembaga tersebut lalu menyerahkan paket bantuan berupa sembako dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.


Ketua G25 Indonesia Cabang Pamekasan, Afifuddin, menyampaikan bahwa bantuan diberikan setelah verifikasi lapangan dilakukan dengan cermat.


“Kami membantu setelah melakukan survei identifikasi dan dinyatakan layak,” ujar Afif, Selasa (18/11/2025).


Afif menjelaskan bahwa sebenarnya Sunahdirah memiliki dua anak, namun salah satunya telah meninggal dunia.


“Sekarang anaknya tinggal satu. Ia hanya memelihara seekor kambing miliknya dan tidak punya pekerjaan lain,” tambahnya.


Lebih memprihatinkan lagi, kondisi sang anak yang tidak sepenuhnya sehat membuat mereka sering mengandalkan uluran tangan tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


“Untuk kebutuhan hidup, mereka kadang mengandalkan pemberian dari warga sekitar,” jelas Afif.


Melalui bantuan yang disalurkan, G25 Indonesia berharap dapat meringankan beban hidup keluarga lansia tersebut.


“Semoga bantuan dari teman-teman G25 ini bisa membantu. Meski sedikit, semoga bisa meringankan beban hidup beliau,” pungkas Afif.


Aksi kemanusiaan G25 Indonesia ini kembali menegaskan pentingnya kepedulian masyarakat dan lembaga sosial terhadap warga kurang mampu, terutama para lansia yang hidup dalam kondisi serba kekurangan. (Man) 

Bagikan:

Komentar