|
Menu Close Menu

Relawan G25 Indonesia Pamekasan Terus Bergerak Bantu Warga Kurang Mampu, Niman di Desa Trasak Jadi Penerima Manfaat Terbaru

Minggu, 09 November 2025 | 13.57 WIB

Ketua G25 Indonesia Cabang Pamekasan, Afifuddin saat menyalurkan bantuan kepada Niman.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Pamekasan— Semangat kepedulian sosial terus ditunjukkan oleh relawan Gerakan Dualima Indonesia (G25) Cabang Pamekasan. Dengan komitmen “tiada hari tanpa membantu warga kurang mampu”, para relawan organisasi ini kembali turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.


Kegiatan terbaru dilakukan pada Minggu (9/11/2025), dengan menyasar Niman (54), warga Dusun Karbuk, Desa Trasak, Kecamatan Larangan. Niman hidup sebatang kara sejak enam tahun terakhir setelah ditinggal nenek dan saudara kandungnya. Kondisi rumah yang masih terbuat dari anyaman bambu menggambarkan keterbatasan ekonomi yang dialaminya.


“Kasus Niman ini kami survei dan identifikasi pada 2 November 2025, dan hari ini kami realisasikan bantuannya,” ujar Ketua G25 Indonesia Cabang Pamekasan, Afifuddin.


Afifuddin, yang juga dikenal sebagai advokat muda vokal, menjelaskan bahwa Niman tidak memiliki pekerjaan tetap dan hanya mengandalkan pekerjaan serabutan untuk bertahan hidup. Selain itu, Niman mengalami kesulitan berbicara dan tidak pernah mengenyam pendidikan formal, sehingga tidak memiliki keahlian khusus.


“Setiap minggu, kami bersama relawan terus bergerak menyisir pelosok desa untuk melakukan survei dan identifikasi calon penerima manfaat. Setelah memenuhi kriteria, kami langsung realisasikan bantuannya sesuai kebutuhan,” jelas Afif.


Menurut Afif, rumah bambu seperti milik Niman dulunya cukup banyak di Desa Trasak, terutama di Dusun Karbuk. Namun, seiring perkembangan industri dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memperbaiki taraf hidup, kini rumah jenis itu semakin jarang dijumpai.


“Bagi kami, setiap langkah kecil membantu warga seperti Niman adalah wujud nyata gerakan kemanusiaan. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian,” pungkas Afif.


Adapun bantuan yang diberikan lanjut Afif, berupa program spesial charity, yaitu bantuan berupa paket sembako dan beberapa kebutuhan sehari-hari lainnya. 


Gerakan Dualima Indonesia (G25) sendiri dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, mulai dari bantuan rumah layak huni, sembako, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di berbagai pelosok Madura. (Man) 

Bagikan:

Komentar