![]() |
| Sekretaris Satgas Baanar GP Ansor Sumenep saat menyerahkan dukungan kepada Ketua DPKS Kabupaten Sumenep usai acara FGD.(Dok/Istimewa). |
Dukungan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Pencegahan Narkoba Sejak Dini di Lingkungan Sekolah” yang digelar DPKS di Asmi Hotel Sumenep, Selasa (9/12/2025).
Sekretaris Baanar Ansor Sumenep, Khamaidi, mengapresiasi inisiatif DPKS yang dinilai sebagai langkah strategis dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang digelar DPKS. Rekomendasi yang akan diajukan kepada Bupati Sumenep menunjukkan keseriusan semua pihak dalam menjaga dunia pendidikan dari bahaya narkoba,” ujarnya.
Menurut Khamaidi, sekolah merupakan ruang yang sangat strategis karena siswa SMP dan SMA merupakan generasi penerus bangsa yang rentan terhadap pengaruh negatif, termasuk narkoba. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak dinilai mutlak diperlukan.
“Generasi muda harus benar-benar bersih dari narkoba. Guru perlu mengawasi dan mendeteksi dini perilaku siswa di sekolah, sementara orang tua juga harus berperan aktif ketika anak berada di luar lingkungan sekolah,” tegasnya.
Ia menambahkan, Baanar Ansor Sumenep siap berkolaborasi aktif dalam program pencegahan, khususnya melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan pendidikan. Hal tersebut sekaligus sejalan dengan fokus program Baanar tahun 2026 yang menitikberatkan edukasi dan kampanye anti-narkoba di sekolah-sekolah.
“Masalah narkoba tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Kami siap bekerja sama dengan semua elemen, karena pencegahan harus dilakukan secara kolektif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPKS Sumenep, Mulyadi, menjelaskan bahwa FGD tersebut menghasilkan sejumlah rumusan aksi nyata serta roadmap pencegahan narkoba untuk satu hingga dua tahun ke depan. Rekomendasi itu akan segera disampaikan kepada Bupati Sumenep sebagai dasar penguatan kebijakan daerah.
“DPKS akan membawa hasil rekomendasi ini kepada Bupati sebagai tindak lanjut, termasuk peluang lahirnya kebijakan daerah berupa Perda atau Perbup yang secara khusus mengatur strategi pencegahan narkoba di sekolah,” jelas Mulyadi.
Dengan sinergi antara DPKS, Baanar Ansor, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya, diharapkan upaya pencegahan narkoba di lingkungan sekolah di Kabupaten Sumenep dapat berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan. (Yud)


Komentar