![]() |
| Ketua PW GP Ansor Jatim H. Musaffa' Safril.(Dok/Istimewa). |
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, menegaskan bahwa penyelundupan beras dan komoditas pangan lainnya adalah bentuk kejahatan serius yang harus dilawan dengan keberanian dan ketegasan negara.
“Kami menyebut langkah Mentan Amran sebagai jihad kedaulatan pangan. Ini perlawanan langsung terhadap mafia yang selama ini bermain di atas penderitaan petani. Negara tidak boleh kalah, dan hari ini negara berdiri tegak,” tegasnya.
Menurutnya, praktik mengirim beras dari wilayah yang bukan produsen ke daerah sentra produksi seperti Palembang dan Riau adalah kejahatan yang tidak masuk akal secara ekonomi dan sangat mencurigakan secara politik pangan. Pola ini dinilai sebagai upaya sistematis merusak harga gabah, melemahkan petani, dan mengacaukan tata niaga nasional.
PW GP Ansor Jawa Timur memandang penindakan ini sebagai sinyal keras bahwa era kompromi terhadap mafia pangan harus diakhiri. Penyelundupan beras, gula pasir, cabai kering, bawang merah, dan bawang putih tanpa prosedur karantina dan kepabeanan adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat.
“Ini bukan pelanggaran kecil. Ini kejahatan terorganisir. Kalau petani disakiti, Ansor tidak akan diam. Negara wajib hadir dan membersihkan sampai ke akar,” lanjut H. Musaffa Safril.
Ansor Jawa Timur juga mendesak aparat penegak hukum untuk tidak berhenti pada pelaku lapangan. Aktor intelektual, pemodal besar, dan jaringan distribusi gelap harus dibongkar secara menyeluruh.
“Jangan ada yang dilindungi. Siapa pun yang bermain di sektor pangan dan merugikan rakyat, harus berhadapan dengan hukum dan dengan kekuatan moral rakyat,” tegasnya.
Sebagai organisasi kepemudaan yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama, GP Ansor menegaskan bahwa membela petani adalah bagian dari khidmah, dan menjaga pangan adalah bagian dari jihad kebangsaan. Ansor Jawa Timur menyatakan kesiapan untuk mengawal kebijakan kedaulatan pangan, dari desa, sawah, hingga pasar.
“Kedaulatan pangan bukan jargon. Ia harus dijaga dengan keberanian, ketegasan, dan keberpihakan. Apa yang dilakukan Mentan Amran hari ini adalah teladan keberanian negara. Ansor–Banser berdiri di barisan yang sama,” pungkasnya.
PW GP Ansor Jawa Timur menyerukan agar seluruh elemen bangsa bersatu melawan mafia pangan, demi melindungi petani, menjaga keadilan ekonomi, dan menegakkan kedaulatan Indonesia. (Had)


Komentar