![]() |
| Hasdani Roi, Komisioner KI Kabupaten Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Dari lima nama yang dilantik, sosok Hasdani Roi menarik perhatian publik. Perjalanan panjangnya dari dunia aktivisme kepemudaan hingga dipercaya sebagai penjaga keterbukaan informasi dinilai inspiratif.
Hasdani Roi, yang akrab disapa Dani, dikenal sebagai Bendahara Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep. Ia merupakan kader muda Nahdlatul Ulama (NU) yang tumbuh melalui proses organisasi dan pengabdian sosial.
Dani lahir di Sumenep pada 5 Desember 1984. Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Kopedi V, sebelum melanjutkan studi hingga meraih gelar magister dari Universitas Wiraraja Sumenep.
Jejak aktivismenya dimulai sejak masa kuliah. Ia aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), yang kemudian mengantarkannya berkiprah lebih luas di GP Ansor.
Dalam struktur GP Ansor Sumenep, Dani pernah menduduki sejumlah posisi strategis. Di antaranya Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga serta Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM. Ia juga dipercaya memimpin Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Sumenep.
Selain aktif berorganisasi, Dani juga mengabdikan diri di dunia pendidikan. Ia tercatat pernah mengajar di SMA Al Azhar Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, pada periode 2012–2016.
Karier pengabdiannya terus berlanjut. Sejak 2015 hingga 2025, Dani menjabat sebagai Pendamping Desa, yang merupakan bagian dari perpanjangan tangan Kementerian Desa dalam mendampingi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Kini, perjalanan panjang tersebut bermuara pada amanah baru sebagai Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep. Jabatan ini menuntut komitmen kuat terhadap integritas, profesionalisme, serta kepatuhan pada prinsip keterbukaan informasi publik.
Dani menegaskan kesiapannya menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Alhamdulillah atas kepercayaan yang diberikan. Saya berkomitmen menjaga integritas dan profesionalisme serta menjalankan fungsi Komisi Informasi sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya, Selasa (27/01/2026).
Pelantikan komisioner KI ini dinilai bukan sekadar agenda seremonial. Bupati Sumenep menegaskan bahwa Komisi Informasi memiliki peran strategis dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang semakin dipercaya masyarakat. (Yud)


Komentar