![]() |
| Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama saat hadir dalam acara Grand Final Pemilihan Putra Putri Delta Sidoarjo 2026.(Dok/Istimewa). |
Lenggak-lenggok para finalis di atas panggung sukses memukau hadirin. Dengan balutan busana yang merepresentasikan karakter, budaya, dan kepribadian masing-masing, mereka tampil percaya diri dan elegan.
Setiap langkah, tatapan, dan gestur mencerminkan proses panjang pembinaan yang telah dilalui. Penampilan tersebut menjadi cermin kesiapan generasi muda Sidoarjo sebagai duta daerah yang berdaya saing.
Tepuk tangan riuh mengiringi setiap sesi penampilan. Antusiasme penonton menandai apresiasi publik terhadap kualitas para kandidat Putra Putri Delta Sidoarjo tahun ini.
Ajang ini memperebutkan Piala Senator DPD RI Lia Istifhama. Tidak sekadar hiburan, kegiatan ini menjadi ruang strategis pembentukan karakter generasi muda.
Pemilihan Putra Putri Delta Sidoarjo 2026 dibagi dalam tiga kategori, yakni cilik, remaja, dan dewasa. Pembagian ini menunjukkan komitmen pembinaan berjenjang sejak usia dini hingga dewasa.
Para finalis tidak hanya menonjolkan pesona dan kemampuan catwalk. Mereka juga membawa pesan kecerdasan, etika, serta kepedulian sosial.
Senator DPD RI Dr. Lia Istifhama, M.E.I., hadir memberikan sambutan dan motivasi. Ia mengapresiasi peran orang tua, dewan juri, panitia, serta seluruh pihak yang terlibat.
Lia Istifhama menilai para finalis memiliki talenta luar biasa. Hal itu, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi dewan juri dalam menentukan yang terbaik.
Dalam sambutannya, Lia turut berbagi pengalaman pribadi saat mengikuti ajang duta daerah di masa lalu. Ia mengingatkan pentingnya memahami dan mematuhi standar operasional prosedur dalam setiap kompetisi.
Ia juga menekankan pentingnya mengangkat nilai dan keunggulan lokal. Putra-putri daerah, kata Lia, memiliki tanggung jawab memperkenalkan identitas dan potensi wilayah asalnya.
Menurutnya, hasil kompetisi bukanlah akhir perjalanan. Menang atau belum meraih gelar hanyalah satu tahap menuju kesuksesan yang lebih besar.
“Bisa jadi hari ini belum juara, tetapi di waktu dan tempat lain justru akan menjadi juara,” ujarnya.
Lia Istifhama juga menyoroti pentingnya doa dan dukungan orang tua. Ia mengajak para finalis untuk menghargai pengorbanan keluarga sebagai sumber kekuatan utama.
Menutup sambutan, ia berpesan agar seluruh finalis menghargai setiap proses. Pengalaman di Putra Putri Delta Sidoarjo 2026 diharapkan menjadi bekal berharga untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. (Red)


Komentar