![]() |
| Ali Hasan Mun'im, Owner SPPG Sukowiryo, Kabupaten Bondowoso.(Dok/Istimewa). |
Program MBG dinilai sebagai langkah strategis negara dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sejak usia dini melalui pemenuhan gizi yang terencana dan berkelanjutan.
SPPG Sukowiryo saat ini telah beroperasi aktif dan menjangkau ribuan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat.
Owner SPPG Sukowiryo, Ali Hasan Mun’im, menegaskan komitmen lembaganya dalam memberikan pemenuhan gizi tambahan bagi anak-anak sebagai calon generasi emas bangsa.
“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat mulia. Gizi yang baik menjadi kunci agar generasi bangsa tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing,” ujar Ali Hasan, Minggu (25/1/2026).
Menurutnya, intervensi gizi sejak dini bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik anak, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar, konsentrasi, dan produktivitas jangka panjang.
Peringatan Hari Gizi Nasional 2026 sendiri mengusung tema “Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal” dengan slogan “Sehat Dimulai dari Piringku”. Tema ini menegaskan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber gizi yang terjangkau, beragam, dan berkelanjutan.
Ali Hasan yang juga merupakan Tenaga Ahli DPR RI menilai, keterlibatan SPPG dalam Program MBG menjadi bentuk konkret kolaborasi antara kebijakan nasional dan pelaksanaan di tingkat akar rumput.
Sebagai Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha KAHMI (BPP HIPKA), ia memandang program pemenuhan gizi juga memiliki efek berganda terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi petani, UMKM pangan, dan rantai pasok daerah.
Sementara itu, sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Pembiayaan Fiskal Perumahan Kadin Indonesia, Ali Hasan menekankan bahwa investasi pada gizi anak merupakan investasi jangka panjang yang dampaknya jauh lebih besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan.
“Pemenuhan gizi yang baik hari ini akan mengurangi beban kesehatan dan sosial di masa depan. Ini bukan sekadar program makan, tetapi fondasi pembangunan manusia Indonesia,” tegasnya.
Melalui peringatan Hari Gizi Nasional, SPPG Sukowiryo berharap kesadaran kolektif tentang pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi berbagai pihak dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan. (Had)


Komentar