![]() |
| Petugas saat melakukan evakuasi korban terserempak KA di Malang.(Dok/Istimewa). |
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.50 WIB di KM 3+37 petak jalan Simpati Kavling II, Desa Losari, Kecamatan Singosari. Korban diketahui bernama Alvito Maulana Uwais (6), warga Kota Surabaya.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban saat itu tengah bermain sepeda BMX di area yang berdekatan langsung dengan rel kereta api.
“Korban sedang bermain sepeda di sekitar rel. Ketika KA Jayabaya melintas dari arah selatan ke utara, korban diduga berada terlalu dekat dengan jalur sehingga terserempet kereta,” ujar AKP Bambang, Minggu (4/1/2026).
Ia menambahkan, sejumlah saksi di lokasi kejadian sempat mendengar klakson kereta dibunyikan berulang kali sebelum akhirnya terdengar suara benturan. Kereta kemudian berhenti tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Setelah kereta berhenti, warga menemukan korban dalam posisi terlentang di sisi timur rel dengan kondisi luka cukup serius,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala belakang, patah tulang lengan kanan, serta mengeluarkan darah dari mulut. Petugas Polsek Singosari bersama warga setempat segera memberikan pertolongan awal sebelum mengevakuasi korban ke RS Prima Husada untuk mendapatkan perawatan medis.
AKP Bambang menegaskan, kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lebih lanjut.
“Kami telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih mengawasi anak-anak saat beraktivitas di sekitar rel kereta api,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di sekitar jalur kereta api demi mencegah kejadian serupa terulang.
“Kami mengingatkan seluruh warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar rel kereta api untuk selalu menjaga jarak aman dari jalur kereta. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (Den)


Komentar