![]() |
| Shohibul Faroh, Siswa SMKN 2 Bangkalan yang berhasil meraih Juara III Musabaqah Kaligrafi Qur’an (MKQ) kategori Kontemporer dalam ajang MHQ ASEAN 2026. (Dok/Istimewa). |
Kompetisi bergengsi tersebut digelar oleh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan, pada 9–13 Januari 2026.
Shohibul Faroh, siswa asal Mlajah, Bangkalan, tampil meyakinkan melalui karya kaligrafi kontemporer yang memadukan kekuatan artistik, kreativitas modern, serta kedalaman makna ayat-ayat Al-Qur’an.
Karyanya mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri di tengah persaingan ketat dengan peserta dari berbagai negara dan institusi ternama.
MHQ ASEAN merupakan ajang internasional yang dirancang sebagai wadah pengembangan potensi peserta di bidang Al-Qur’an, sekaligus sarana syiar Islam melalui semangat berkompetisi dalam kebaikan.
Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai lembaga dalam dan luar negeri.
Beberapa di antaranya berasal dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand, serta lembaga dan perguruan tinggi nasional seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, dan sejumlah institusi lainnya.
Shohibul Faroh mengaku terkesan dengan pelaksanaan MHQ ASEAN yang dinilainya sangat profesional.
“Siapa sangka sebuah pondok pesantren mampu menyelenggarakan acara semegah ini. Persaingan terasa sangat ketat, namun panitia ramah dan pelayanannya baik. Alhamdulillah, saya bisa bersaing dan meraih juara tiga,” ujarnya, Jumat (23/01/2026).
Ia menambahkan, pengalaman mengikuti ajang internasional tersebut menjadi bekal berharga untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang seni kaligrafi.
Prestasi ini menegaskan komitmen SMKN 2 Bangkalan dalam mendukung pengembangan potensi akademik dan nonakademik peserta didik hingga ke level internasional.
Melalui seni kaligrafi Al-Qur’an kontemporer, Shohibul Faroh tidak hanya berkompetisi, tetapi juga turut menyebarkan nilai keindahan, keislaman, dan keilmuan dalam ruang global. (Fiq)


Komentar