![]() |
| Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Pantai Galung, Desa Buruan Daya, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.(Dok/Istimewa). |
Momentum tersebut dimanfaatkan Universitas Terbuka (UT) untuk menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pengembangan desa wisata Pantai Galung.
PKM internasional dilaksanakan melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka (FEB UT). Program ini melanjutkan kegiatan serupa yang telah dimulai sejak September lalu.
Fokus utama PKM adalah pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat dan pemanfaatan energi surya. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi warga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut melibatkan mitra internasional PLLLLUs The Netherlands serta praktisi pembangunan komunitas asal Afrika Selatan. Kolaborasi lintas negara ini menjadikan Pantai Galung sebagai ruang pembelajaran global tentang pembangunan berkelanjutan.
Dekan FEB UT, Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan wisatawan asing dalam PKM menunjukkan besarnya potensi desa wisata jika dikembangkan secara kolaboratif.
“Kerja sama internasional membuka ruang pertukaran pengetahuan dari perspektif global dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal,” ujarnya, Senin (26/01/2026).
Sebagai narasumber, Mr. Erno de Korte dari PLLLLUs The Netherlands bersama dosen FEB UT, Rahmad P., S.ST., M.Eng., dan Sucipto, S.Pd., M.Sc., memberikan edukasi pemanfaatan energi surya.
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penggunaan energi terbarukan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata desa.
Kehadiran Yolanda Jordan dari Afrika Selatan turut memperkuat pendekatan sosial. Ia melakukan pendampingan masyarakat dalam proses penerimaan dan adaptasi inovasi energi terbarukan.
Universitas Terbuka menargetkan Pantai Galung menjadi destinasi wisata berbasis energi surya yang berkelanjutan. Selain itu, kawasan ini diharapkan menjadi model pengembangan desa wisata yang inklusif dan berdampak secara nasional. (Yud)


Komentar