|
Menu Close Menu

Rayakan Malam Tahun Baru 2026 Bersama Korban Bencana, Presiden Prabowo Tegaskan Negara Hadir untuk Rakyat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17.34 WIB

Presiden RI, Prabowo Subianto saat mengunjungi korban bencana Sumatra.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Tapanuli SelatanPresiden Republik Indonesia Prabowo Subianto merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama para korban bencana banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Kehadiran Presiden di tengah para pengungsi menjadi simbol komitmen pemerintah untuk selalu hadir mendampingi rakyat yang tengah menghadapi musibah.


Presiden Prabowo tiba di Posko Pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.


Kedatangan Presiden beserta rombongan disambut Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu. Sebelum menyambut Presiden, jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat setempat menggelar kegiatan nonton bareng sebagai bentuk kebersamaan menyambut malam pergantian tahun.


Setibanya di posko pengungsian, Presiden Prabowo menyempatkan diri berjabat tangan dan menyapa para pengungsi yang telah menantikan kehadirannya. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan pesan penguatan moral dan semangat kepada para korban bencana.


“Kita menghadapi tantangan, tapi kita harus terus semangat, ikhlas, kita harus terus kuat, tegar jiwa kita. Dan yang paling penting, kita harus gotong royong, kita harus bersama-sama menghadapi kesulitan,” ujar Presiden Prabowo.


Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan masyarakat yang terdampak banjir dan longsor. Ia meminta para pengungsi untuk tetap percaya bahwa negara hadir dan bertanggung jawab dalam proses penanganan bencana hingga pemulihan pascabencana.


“Percayalah bahwa pemerintahmu, bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu, tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian. Kita akan bersama,” tegasnya.


Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk berpencar dan memantau langsung perkembangan di daerah terdampak bencana. Pemerintah, kata dia, bertekad membantu rakyat mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi akibat bencana alam tersebut.


“Dan karena itu, saya memutuskan di pergantian tahun ini, saya harus bersama rakyat kita yang sedang dalam kesulitan,” ungkap Presiden.


Sebelumnya, pada siang hari, Presiden Prabowo juga meninjau progres pembangunan jembatan Bailey di Sungai Garoga, Batang Toru, serta mengecek langsung layanan kesehatan di Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan di Desa Batu Hula. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan infrastruktur dan pelayanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.


Kehadiran Presiden di tengah para pengungsi pada malam pergantian tahun ini diharapkan dapat memberikan semangat baru serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam menangani bencana dan pemulihan wilayah terdampak. (Man) 

Bagikan:

Komentar