|
Menu Close Menu

Senator Ning Lia Bershalawat Bersama Fatayat NU Kebomas Gresik

Rabu, 07 Januari 2026 | 11.37 WIB

Ning Lia Istifhama, Anggota DPD RI saat kunjungan ke Gresik.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Gresik— Kunjungan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, ke Kabupaten Gresik pada Minggu (4/1/2026) berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keceriaan. Tidak hanya diisi agenda formal, pertemuan tersebut juga dimeriahkan lantunan salawat bersama grup kasidah Nafamasya (Kasidah Fatayat Kebomas Cantik), yang membuat acara terasa religius, merakyat, sekaligus menghibur.


Dalam momen kebersamaan itu, Ning Lia—sapaan akrabnya—tampak bernyanyi bersama para anggota Nafamasya, grup kasidah binaan Fatayat NU Kebomas yang aktif menghidupkan syiar Islam melalui seni religi di Gresik. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PC Fatayat NU Gresik Masruroh dan Ketua PAC Fatayat NU Kebomas Dewi Mujianti.


Lantunan salawat yang menggema memunculkan keakraban antara senator muda tersebut dengan kader-kader Fatayat NU. Gelak tawa dan obrolan santai mewarnai acara, menampilkan wajah dakwah kultural yang ramah, inklusif, dan dekat dengan generasi muda.


Putri KH Maskur Hasyim itu menyampaikan apresiasi atas konsistensi Fatayat NU Kebomas, khususnya Nafamasya, dalam menjaga tradisi salawat dan kasidah sebagai media dakwah yang sejuk dan membahagiakan.


“Salawat adalah bahasa cinta. Lewat seni dan budaya, pesan keislaman bisa disampaikan dengan lembut, menggembirakan, dan menyentuh semua lapisan,” ujar Ning Lia.


Menurutnya, kasidah dan salawat memiliki peran strategis dalam merawat spiritualitas masyarakat sekaligus menguatkan identitas Islam moderat. Ia menilai keterlibatan perempuan, terutama kader Fatayat NU, menjadi kekuatan penting dalam membangun ruang dakwah yang humanis dan membumi.


“Perempuan bukan hanya penjaga nilai, tetapi juga penggerak harmoni sosial. Nafamasya memberi contoh bahwa dakwah bisa berjalan seiring dengan seni dan kebahagiaan,” tutur Ning Lia, yang juga keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tersebut.


Sementara itu, perwakilan Nafamasya Fatayat Kebomas, Srintil, mengaku bangga sekaligus berterima kasih atas kehadiran Lia Istifhama.


“Orangnya baik sekali, cantik, dan suka berbagi,” ujarnya singkat penuh kehangatan.


Srintil menilai, komitmen Ning Lia dalam mendukung gerakan keagamaan yang menyejukkan, inklusif, dan berakar pada tradisi lokal menjadi semangat tersendiri bagi para kader Fatayat NU Kebomas.


“Kami melihat Ning Lia sangat mendukung dakwah yang sejuk sesuai Islam rahmatan lil ‘alamin yang tumbuh di Gresik. Semangat untuk Ning Lia,” ucapnya.


Kunjungan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat peran seni religius sebagai jembatan dakwah yang dekat dengan masyarakat. Melalui salawat dan kasidah, kebersamaan antara wakil rakyat dan kader perempuan NU terjalin dalam suasana penuh kehangatan. (Red) 

Bagikan:

Komentar