|
Menu Close Menu

XLSMART–NU Gelar AI Bootcamp Sambut HUT ke-100 NU, Dorong GenZNU Jadi Pelaku Teknologi

Kamis, 29 Januari 2026 | 20.07 WIB

Kegiatan AI BOOTH CAMP NU di Masa Depan.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya— Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU), XLSMART berkolaborasi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar AI Bootcamp secara daring.


Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari kalangan generasi muda NU (GenZNU) yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.


AI Bootcamp menjadi bagian dari pilar Education dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) Tri Karsa XLSMART, yang juga mencakup pilar Philanthropy dan Women Empowerment.


Program ini dirancang untuk membekali anak muda NU dengan pemahaman praktis serta keterampilan nyata dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).


Materi yang diberikan meliputi pembuatan konten digital, pengolahan data, otomasi pekerjaan kreatif, hingga pemanfaatan berbagai tools AI yang kini semakin mudah diakses.


Peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep dasar AI, tetapi juga didorong untuk mampu membuat dan mengoperasikan tools AI secara mandiri.


Dengan kemampuan tersebut, aktivitas seperti produksi video, desain grafis, penulisan konten, hingga pengolahan informasi diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.


Regional Group Head XLSMART East Region, Dodik Ariyanto, mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen XLSMART dalam mendukung pengembangan talenta digital nasional.


“Kami ingin memperluas pemerataan literasi teknologi di kalangan generasi muda, termasuk komunitas pesantren dan organisasi kemasyarakatan,” ujarnya.


Dodik menegaskan, GenZNU tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perkembangan teknologi.


“Harapannya, mereka mampu menjadi pelaku, kreator, sekaligus inovator. AI bukan sekadar tren, melainkan tools strategis untuk meningkatkan produktivitas dan membuka peluang ekonomi baru,” jelasnya.


Ia menambahkan, ketika generasi muda NU mampu mengoperasikan tools AI dengan baik, berbagai pekerjaan kreatif yang sebelumnya terlihat rumit akan menjadi jauh lebih mudah.


“Ini baru langkah awal menuju pemanfaatan AI yang lebih luas,” katanya.


Sementara itu, PWNU Jawa Timur menyambut positif sinergi ini sebagai bagian dari transformasi digital organisasi dan pemberdayaan generasi muda.


Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur, Prof. Dr. HM. Noor Harisudin, menyebut AI Bootcamp sebagai langkah konkret menyongsong masa depan NU.


“Di usia satu abad NU, kami ingin memastikan generasi muda NU siap menghadapi era digital dan teknologi maju,” ujarnya.


Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi bekal penting agar kader-kader NU tetap relevan dengan perkembangan zaman.


AI Bootcamp ini menghadirkan praktisi dan trainer AI yang menyampaikan materi secara interaktif, dilengkapi dengan demo langsung serta sesi praktik mandiri.


Peserta juga ditantang menghasilkan prototype karya sederhana sebagai hasil pembelajaran.


Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai, peserta diminta membuat karya berbasis AI berupa video dan poster dengan tema “NU di Masa Depan.”


Karya tersebut diunggah melalui akun Instagram masing-masing peserta dengan menandai akun resmi @myxl_jatimbalinusra.


Dari seluruh karya yang terkumpul, delapan peserta terbaik akan melaju ke babak Grand Final yang dijadwalkan berlangsung di Kampung Cokelat, Kota Blitar, pada 5 Februari 2026.


Melalui kolaborasi ini, XLSMART dan NU berharap dapat menciptakan ekosistem pembelajaran berkelanjutan, memperluas akses teknologi secara inklusif, serta melahirkan talenta digital yang mampu bersaing di tingkat global. (Red) 

Bagikan:

Komentar