|
Menu Close Menu

Anggota DPD RI Lia Istifhama: BBM Subsidi Tetap Stabil, Pemerintah Perkuat Ketahanan APBN

Kamis, 19 Maret 2026 | 21.42 WIB

Anggota DPD RI Lia Istifhama dalam sebuah acara.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya— Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tetap stabil meskipun harga minyak dunia menembus angka di atas 100 dolar AS per barel. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas ekonomi nasional.


Anggota DPD RI, Lia Istifhama, menegaskan bahwa pemerintah memilih menyerap tekanan kenaikan harga energi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga dampaknya tidak langsung dirasakan masyarakat.


“BBM tidak naik. Tekanan terhadap perekonomian kita serap melalui APBN agar tidak menimbulkan kepanikan seperti yang terjadi di beberapa negara,” ujarnya, Kamis (19/3/2026). 


Menurutnya, skema subsidi energi di Indonesia telah dirancang secara komprehensif dalam perencanaan tahunan. Dengan demikian, fluktuasi harga minyak global, termasuk potensi lonjakan, sudah diperhitungkan sejak awal dalam postur APBN.


Ia menjelaskan, pemerintah terus menjaga keseimbangan fiskal melalui berbagai langkah antisipatif, seperti efisiensi belanja negara serta optimalisasi penerimaan. Strategi ini dilakukan agar kondisi keuangan negara tetap sehat di tengah tekanan global.


“Perhitungan subsidi dilakukan dalam satu tahun penuh. Jadi ketika harga minyak naik, dampaknya sudah diproyeksikan. Pemerintah juga menyiapkan langkah-langkah penyesuaian agar APBN tetap aman,” jelasnya.


Lebih lanjut, Lia menekankan bahwa APBN memiliki peran penting sebagai peredam gejolak (shock absorber). Dengan kebijakan ini, masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi tanpa terbebani lonjakan harga energi secara langsung.


“APBN hadir untuk menyerap tekanan seperti ini, sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dan dunia usaha berjalan tanpa beban berlebih,” tegasnya.


Pemerintah berharap kebijakan menjaga stabilitas harga BBM subsidi ini dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah dinamika ekonomi global yang terus berkembang. (Red) 

Bagikan:

Komentar