![]() |
| Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melepas mudik gratis di depan Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur, di Surabaya.(Dok/Istimewa). |
Sebanyak 4.000 pemudik diberangkatkan menggunakan 100 armada bus menuju berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Program ini melengkapi rangkaian mudik gratis sebelumnya, termasuk rute Jakarta–Surabaya dan layanan kapal laut, sehingga total penerima manfaat mencapai 9.230 orang.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung, melainkan momen penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai kebersamaan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta mudik. Semoga perjalanan ini membawa kebahagiaan dan keberkahan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program mudik gratis ini dirancang untuk mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan, terutama dengan mendorong peralihan penggunaan sepeda motor ke transportasi umum yang lebih aman.
Pemprov Jatim juga menghadirkan inovasi dengan memasang sistem pelacakan Global Positioning System (GPS) pada seluruh armada bus. Melalui aplikasi TransJatim Ajaib, keluarga pemudik dapat memantau posisi perjalanan secara real time.
“Dengan sistem ini, keluarga bisa mengetahui posisi bus dan estimasi waktu kedatangan, sehingga memberikan rasa tenang selama perjalanan,” jelasnya.
Selain aspek keselamatan, program ini juga menjadi bentuk keberpihakan pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat. Tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa program ini memberikan manfaat nyata.
Upaya peningkatan keselamatan transportasi juga diperkuat melalui pembangunan infrastruktur pendukung, khususnya di perlintasan sebidang kereta api. Atas inisiatif tersebut, Khofifah menerima penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa pembangunan palang pintu dan pos jaga kereta api terbanyak.
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyerahkan paket logistik berupa makanan ringan dan air mineral kepada pemudik, serta Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan sopir dan kru sebagai bentuk perlindungan kerja.
Menutup kegiatan, Khofifah mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan dengan menerapkan prinsip 4S, yakni siap kendaraan, siap pengemudi, siap aturan, dan siap doa.
“Semoga mudik tahun ini berjalan aman, lancar, dan penuh makna. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya. (Red)


Komentar