|
Menu Close Menu

PII Surabaya Santuni 42 Anak Yatim dalam Gebyar Ramadan 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 21.42 WIB

 

Kegiatan Santunan Anak Yatim PII Kota Surabaya.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya– Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Surabaya menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan santunan kepada 42 anak yatim. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Gebyar Ramadan 2026.


Program tersebut dilaksanakan pada Sabtu (14/3/2026) di Yayasan Cokroaminoto Surabaya. Kegiatan berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB dengan melibatkan kolaborasi bersama Yayasan Cokroaminoto dan Yatim Mandiri.


Sebanyak 42 anak yatim yang menerima santunan merupakan binaan Yayasan Cokroaminoto. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar hingga Madrasah Ibtidaiyah.


Anak-anak tersebut diketahui tengah mengikuti program Pondok Ramadan yang diselenggarakan yayasan selama sekitar satu pekan.


Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Acara diawali dengan permainan interaktif yang membuat anak-anak terlihat antusias dan ceria.


Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan dongeng edukatif. Cerita yang disampaikan bertujuan menanamkan nilai moral, karakter, serta semangat belajar kepada anak-anak. 


Agenda berikutnya adalah penyerahan santunan secara simbolis oleh para perwakilan lembaga yang terlibat. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai serta bingkisan perlengkapan sekolah seperti alat tulis.


Ketua Umum PD PII Kota Surabaya, Dede Muhtadin, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan dukungan pendidikan.


Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian dan semangat berbagi.


“Melalui kegiatan ini kami berharap keberkahan Ramadan tidak hanya dirasakan secara spiritual, tetapi juga memberi dampak sosial nyata bagi generasi muda yang membutuhkan,” ujarnya.


Ia menambahkan, dukungan terhadap pendidikan anak yatim menjadi bagian penting dari komitmen sosial organisasi.


“Kami ingin anak-anak ini tetap memiliki semangat untuk belajar dan meraih cita-cita mereka,” tambahnya.


Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Yayasan Cokroaminoto, Alfi, serta perwakilan dari Yatim Mandiri.


Pihak yayasan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama PII Surabaya dalam menyelenggarakan program santunan tersebut.


“Kami sangat mengapresiasi kepedulian para pelajar dan pemuda yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini,” ungkapnya.


Setelah prosesi santunan, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara anak-anak, pengurus organisasi, serta para tamu undangan.


Kebersamaan tersebut kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah.


Selain santunan, PII Kota Surabaya juga membagikan takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini menyasar pekerja sektor informal seperti tukang becak, pengemudi ojek online, serta warga yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka.


Distribusi takjil dilakukan di sejumlah titik di Kota Surabaya menggunakan kendaraan operasional organisasi.


Melalui rangkaian kegiatan Gebyar Ramadan 2026, PII Surabaya berharap semangat kepedulian sosial di kalangan pelajar semakin tumbuh.


Ke depan, organisasi ini menargetkan program santunan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Pada 2027 mendatang, PII Surabaya menargetkan santunan dapat diberikan kepada hingga 100 anak yatim. (Red) 

Bagikan:

Komentar