|
Menu Close Menu

Bertemu Polisi Baik Pak Purnomo, Ning Lia Cerita Bannernya Pernah Viral karena Dicium ODGJ

Kamis, 23 April 2026 | 11.41 WIB

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat bertemu Pak Purnomo dalam acara HUT Beritajatim di Surabaya. (Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Surabaya — Suasana hangat dan penuh nuansa kemanusiaan mewarnai pertemuan antara Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, dengan sosok polisi yang dikenal humanis, Purnomo, di Convention Hall Grand City Surabaya. 


Dalam kesempatan tersebut, yang akrab disapa Ning Lia itu berbagi kisah yang sempat viral di media sosial. Ia mengungkapkan pengalaman ketika banner dirinya pernah dicium oleh seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), yang kemudian memicu beragam respons warganet.


“Saya ingin jujur di hadapan semua orang. Dulu banner saya dicium oleh ODGJ, dan para netizen ramai-ramai menandai Pak Purnomo untuk membantu mengondisikan orang tersebut,” ungkapnya.


Alih-alih memandang peristiwa itu sebagai hal negatif, Ning Lia justru melihatnya dari perspektif kemanusiaan. Ia menilai respons masyarakat yang muncul, termasuk perhatian terhadap kondisi ODGJ, menjadi bukti bahwa empati sosial masih terjaga.


Menurutnya, kehadiran figur seperti Pak Purnomo turut memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Polisi tersebut dikenal luas karena dedikasinya dalam merawat ratusan ODGJ terlantar dengan pendekatan yang penuh kepedulian.


“Beliau adalah sosok yang dikenal sebagai polisi baik dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.


Pada kesempatan yang sama, Ning Lia juga menyampaikan salam apresiasi dari Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu Hemas. Ia menyebut perhatian tersebut sebagai bentuk penghargaan atas kiprah kemanusiaan yang dilakukan Pak Purnomo.


“Pak Purnomo juga mendapat perhatian spesial dari Ibu Ratu Hemas,” katanya.


Sementara itu, Purnomo menyampaikan doa dan harapan agar Ning Lia senantiasa diberi kesehatan serta terus menginspirasi masyarakat melalui berbagai kontribusinya. 


“Semoga beliau panjang umur, diberi berkah, dan terus bisa menolong banyak orang,” tuturnya.


Pertemuan ini menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara tokoh publik dan aparat yang mengedepankan nilai kemanusiaan mampu menghadirkan energi positif bagi masyarakat luas. (Red) 

Bagikan:

Komentar