![]() |
| PC GP Ansor Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan peringatan Harlah ke-92. (Dok/Istimewa). |
Peringatan ini diisi dengan aksi Sumenep bebas sampah, santunan kepada masyarakat yang membutuhkan, hingga ditutup dengan refleksi dan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi wujud nyata komitmen kader Ansor dalam mengabdi kepada masyarakat sekaligus menjaga nilai-nilai keagamaan.
Ketua PC GP Ansor Sumenep, KH Qumri Rahman, menegaskan bahwa kader Ansor merupakan pemuda terpilih yang mengemban estafet perjuangan para pendiri Nahdlatul Ulama. Ia mengajak seluruh kader untuk menyadari peran strategis tersebut.
“Dari ribuan pemuda di Kabupaten Sumenep, kitalah yang terpilih menjadi bagian dari perjuangan para muassis NU,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Gerakan Pemuda Ansor yang didirikan pada 24 April 1934 bertepatan dengan 10 Muharram 1353 H di Banyuwangi, Jawa Timur, merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama dengan peran penting dalam menjaga nilai keislaman dan kebangsaan. Nama “Ansor” sendiri merujuk pada kaum penolong di Madinah yang mencerminkan semangat membantu dan membela perjuangan Islam serta bangsa.
Lebih lanjut, KH Qumri Rahman mengutip dawuh KH Abdul Wahab Hasbullah bahwa pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Namun, ia menekankan bahwa kepemimpinan tidak datang secara instan.
“Kepemimpinan itu harus dijemput, bukan hanya ditunggu,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Sumenep, KH Md Widadi Rahim, menyampaikan bahwa GP Ansor merupakan pintu awal pengabdian di lingkungan NU. Ia juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan organisasi kepemudaan tersebut.
Menurutnya, NU saat ini telah memasuki abad kedua, sehingga diperlukan sikap transformatif dari seluruh kader dalam menghadapi dinamika zaman, terutama di tengah arus disrupsi digital yang semakin cepat.
“Secara umum, NU saat ini telah memasuki abad kedua. Kita adalah bagian dari sejarah di abad pertama dan akan menorehkan sejarah baru di abad kedua,” ungkapnya.
Ia menutup dengan mengutip pesan ulama bahwa kesungguhan dalam berkhidmah akan menghadirkan karomah, sebagai motivasi bagi kader Ansor untuk terus berkontribusi positif bagi umat dan bangsa. (Yud)


Komentar