|
Menu Close Menu

GP Ansor Lenteng Cetak Kader Militan dan Berideologi Aswaja Lewat Kegiatan PKD

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06.23 WIB

Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) PAC GP Ansor Kecamatan Lenteng, Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Aula Kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) kecamatan setempat.


Kegiatan yang berlangsung sejak 15 hingga 17 Mei 2026 ini diikuti oleh peserta dari Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. Selain itu, salah seorang peserta PKD berasal dari Sulawesi Barat.


PAC GP Ansor Kecamatan Lenteng menggelar kegiatan tersebut untuk mencetak kader militan dan  berideologi ahlusunah waljamaah (Aswaja) untuk mengabdi kepada NU dan para Muassis.


Dalam kegiatan ini, PAC GP Ansor Kecamatan Lenteng 

mengusung tema "Bertumbuh bersama, Berdampak Nyata dalam Satu Misi Seribu Aksi" dan diikuti oleh sekitar 70 peserta dari dalam dan luar daerah.


Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Lenteng Musyfiqurrohman menyampaikan bahwa sebelum kegiatan ini digelar pihaknya terus berkonsolidasi dengan seluruh ranting, PAC dan PC baik di dalam daerah maupun luar daerah.


"Alhamdulillah, dengan hasil jerih payah dan semangat, kami berhasil menjaring sekitar 60-70 peserta dan salah seorang di antaranya berasal dari Provinsi Sulawesi Barat yang saat ini sedang menimba ilmu di Ponpes Annuqayah," kata Musyfiq ketika sambutan, Jumat (15/5/2026).


Dia menjelaskan, PKD digelar sebagai upaya kaderisasi di lingkungan MWC NU Kecamatan Lenteng secara terstruktur dari tingkatan badan otonom (Banom) paling dasar.


"Tujuannya, agar ada regenerasi kepemimpinan dan kepengurusan di MWC NU Lenteng yang aktif bergerak dan mengabdi,"  ujarnya.


Dengan kegiatan ini, Musyfiq berharap MWC NU Kecamatan Lenteng menjadi patron bagi organisasi dan kepengurusan NU di wilayah lain.


"Dengan kaderisasi yang terstruktur, kepengurusan yang aktif dalam berkhidmat dan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat, kami ingin dan berharap Ansor dan MWC NU Lenteng menjadi miniatur bagi NU yang lain, baik di Sumenep maupun di daerah yang lain," tegasnya.


Sementara itu, Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Sumenep Adi Purnomo mengatakan bahwa PKD sebagai jenjang kaderisasi formal awal di tubuh organisasi yang didirikan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah ini.


"PKD dirancang dan dilaksanakan untuk membentuk kader Ansor yang yang memahami ideologi organisasi, kepemimpinan, ke-NU-an dan nasionalisme," ungkapnya.


Adi menegaskan bahwa dua tugas utama GP Ansor dalam berkhidmat yakni harus mampu berkonsolidasi dan menginspirasi.


Menurut Adi, konsolidasi sebagai upaya menguatkan semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi menebar manfaat untuk umat.


"Jika konsolidasi sudah kuat, maka sudah pasti kita akan menginspirasi yang lain. Jika Ansor, NU dan organisasi yang lain terinspirasi, maka semua ini pasti akan bergerak dan saling menggerakkan," jelasnya.


Adi berharap peserta PKD mampu berkonsolidasi dan bersinergi dengan seluruh pihak ketika kembali ke wilayahnya masing-masing. (Yud) 

Bagikan:

Komentar