![]() |
| Pembukaan Kegiatan Rangkaian Harlah ke-92 GP Ansor di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. (Dok/Istimewa). |
Ketua PC GP Ansor Situbondo, Johantono, mengatakan peringatan Harlah tahun ini tidak hanya berfokus pada refleksi organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dalam rangka Harlah GP Ansor ke-92, kami menggelar sejumlah agenda kegiatan, salah satunya Festival UMKM. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan GP Ansor terhadap program Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM,” ujar Johantono.
Festival UMKM tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Harlah GP Ansor yang berlangsung selama beberapa hari dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Selain pameran dan promosi produk UMKM lokal, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan agenda sosial dan keagamaan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan Festival UMKM Expo pada Sabtu malam (16/5/2026).
Selanjutnya, pada Minggu (17/5/2026), digelar senam sehat, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak.
Agenda berikutnya berupa istighosah bersama dan dialog fiqih lingkungan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (19/5/2026).
Kemudian dilanjutkan dengan lomba poster dan videografi tingkat ranting pada 20–21 Mei 2026.
Puncak rangkaian Harlah GP Ansor ke-92 akan digelar melalui majelis dzikir dan sholawat “Terak Mancorong” pada Sabtu (23/5/2026), serta jalan sehat bersama GP Ansor pada Minggu (24/5/2026).
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Yulianto, memberikan apresiasi atas inisiatif GP Ansor Situbondo yang dinilai mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Situbondo di bawah kepemimpinan Yusuf Rio Wahyu Prayogo dalam memperkuat sektor UMKM sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah daerah menyambut baik langkah GP Ansor Situbondo yang turut mengambil peran dalam menggerakkan UMKM. Sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah sangat penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Melalui Festival UMKM tersebut, produk-produk lokal Situbondo diharapkan semakin dikenal luas sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di daerah itu. (Wan)


Komentar