|
Menu Close Menu

Oknum DPRD Jember Kedapatan Main Game Saat RDP Terancam Disanksi

Selasa, 12 Mei 2026 | 16.40 WIB

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Jember - Ketua DPRD Kabupaten Jember, Ahmad Halim, akhirnya angkat bicara terkait viralnya salah seorang anggota DPRD yang terciduk diduga bermain game saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan dan sejumlah kepala Puskesmas, Selasa (12/5/2026).


Halim menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas perilaku oknum anggota dewan tersebut. Ia menegaskan DPRD Jember akan memproses yang bersangkutan karena dinilai menyangkut etika lembaga legislatif.


“Saya meminta maaf atas nama pimpinan DPRD Kabupaten Jember dan kita akan proses karena menyangkut etika lembaga DPRD, tentu kita tegur yang bersangkutan karena tidak menerapkan sistem pendisiplinan,” ujar Halim kepada Lensajatim.id. 


Menurut Halim, kasus tersebut akan dibawa ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember untuk dikaji lebih lanjut secara kelembagaan.


“Kita akan proses di Badan Kehormatan (BK) agar dikaji secara kelembagaan, mungkin ada sanksi administratif atau sanksi lainnya,” tegasnya.


Selain menjabat Ketua DPRD Jember, Halim juga merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Jember. Ia memastikan partainya turut memproses anggota dewan yang videonya viral di media sosial tersebut.


Halim mengungkapkan, oknum anggota DPRD yang dimaksud merupakan anggota baru dari Fraksi Gerindra dan belum pernah mengikuti proses kaderisasi internal partai.


“Karena kebetulan yang bersangkutan adalah anggota baru di fraksi kami (Partai Gerindra), otomatis belum pernah mengikuti proses kaderisasi di Hambalang,” katanya.


“Tentu nanti kami akan tetap melaporkan kepada pimpinan. Yang jelas kami akan memproses anggota tersebut sesuai ketentuan yang berlaku, baik di partai maupun di lembaga,” sambungnya.


Sebelumnya, video pendek yang memperlihatkan oknum anggota DPRD Jember diduga bermain game saat rapat mendadak viral usai diunggah akun Instagram Info Jember, Selasa (12/5/2026).


Dalam video tersebut, oknum wakil rakyat terlihat santai memainkan ponsel sambil memegang rokok di tengah berlangsungnya RDP di ruang Komisi D DPRD Jember yang ber-AC.


Padahal, rapat tersebut membahas persoalan penting terkait meningkatnya kasus campak, stunting, serta kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Jember.


Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jember juga turut angkat bicara terkait viralnya video oknum anggota dewan yang diduga bermain game saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) berlangsung.


Pihaknya menyayangkan kejadian tersebut karena dinilai dapat mencoreng citra lembaga DPRD di tengah pembahasan persoalan penting terkait kesehatan masyarakat.


“Sebagai Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jember kami menyesalkan kejadian tersebut. Semoga beliau bisa bermuhasabah atas kejadian tersebut,” singkat Sunari Khoris, Ketua Komisi D DPRD Jember. (Eko) 

Bagikan:

Komentar