![]() |
| Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji ikut membagikan paket sembako di Surabaya.(Dok/Istimewa). |
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aksi sosial rutin yang dijalankan GAS Pemuda sejak organisasi itu berdiri pada 25 Oktober 2025.
Pendiri sekaligus Ketua GAS Pemuda, Charly Haryono Teguh, mengatakan kegiatan itu bertujuan membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Gas Pemuda ini menyalurkan beberapa sembako khususnya untuk masyarakat dan warga kurang mampu. Visi kami sederhana, membantu mengisi dapur warga,” kata Charly.
Ia menjelaskan, program tersebut diberi nama MBG atau “Mengasih Bansos Gratis”. Program itu berbeda dengan istilah makan bergizi gratis yang selama ini dikenal publik.
“MBG versi kami adalah baksos sembako. Jadi kami ingin meringankan beban masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Dalam setiap paket bantuan, GAS Pemuda membagikan beras, gula, dan mie instan kepada warga penerima manfaat.
Charly memastikan seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan bersama pihak kelurahan, kecamatan, RT, hingga RW setempat agar bantuan tepat sasaran.
“Semua penerima sudah terdata. Kami ingin bantuan ini benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Setiap bulan, GAS Pemuda menyalurkan sekitar 300 paket sembako gratis secara bergilir di wilayah Surabaya bagian barat, timur, selatan, utara, hingga pusat kota.
Aksi sosial tersebut mendapat dukungan langsung dari Armuji. Ia menilai gerakan anak-anak muda itu menjadi contoh positif kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Saya hanya mendampingi anak-anak GAS Pemuda ini supaya aksi sosial mereka bisa diikuti yang lain. Kegiatan seperti ini sangat positif,” ujar Armuji.
Menurutnya, kegiatan turun langsung ke masyarakat menjadi pembelajaran penting bagi generasi muda, khususnya mereka dari kalangan menengah ke atas.
“Kita ajak mereka mendengar langsung keluh kesah warga. Supaya mereka tahu masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan tumbuh rasa peduli,” katanya.
Dukungan serupa juga disampaikan Anas Karno. Ia menilai aksi sosial GAS Pemuda menunjukkan bahwa anak muda Surabaya tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat.
“Ini bentuk kepedulian nyata anak muda Surabaya. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga karena mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Anas Karno.
Menurutnya, sinergi antara komunitas pemuda dan pemerintah menjadi kekuatan penting dalam membantu warga kurang mampu di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
“Kalau anak-anak muda sudah punya kepedulian sosial, Surabaya akan memiliki generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga peka terhadap lingkungan sekitarnya,” tambah politisi PDI Perjuangan tersebut.
Sementara itu, bantuan dari GAS Pemuda disambut haru warga penerima manfaat. Salah satunya Mardi, warga lanjut usia yang sehari-hari berjualan tahu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada semuanya. Semoga pemerintah mengerti rakyat kecil seperti saya,” ungkap Mardi penuh haru.
Melalui gerakan tersebut, GAS Pemuda berharap semakin banyak anak muda Surabaya tergerak membantu masyarakat dan memperkuat budaya kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. (Red)


Komentar