|
Menu Close Menu

NasDem Salurkan 1.170 Buku untuk Warga Binaan Lapas Kelas I Cipinang

Kamis, 04 Juni 2026 | 19.25 WIB

 

Fraksi Partai NasDem DPR RI saat memberikan bantuan buku untuk warga binaan di Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Jakarta– Fraksi Partai NasDem DPR RI mendorong penguatan budaya literasi di lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas) sebagai bagian dari proses pembinaan warga binaan. Gagasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Gotong Royong Literasi yang digelar di Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2026).


Dalam kegiatan itu, Fraksi Partai NasDem menyerahkan bantuan buku kepada warga binaan guna memperluas akses terhadap ilmu pengetahuan dan bahan bacaan di lingkungan pemasyarakatan.


Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI, Willy Aditya, menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan warga binaan tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap aturan selama menjalani masa pidana.


Menurutnya, aspek pengembangan intelektual, budaya membaca, kemampuan menulis, serta produktivitas dalam berkarya juga perlu menjadi perhatian dalam sistem pembinaan.


“Kita berharap ke depan negara bisa memberikan perhatian lebih terhadap aspek literasi dalam pembinaan warga binaan. Tidak hanya berkelakuan baik dan patuh terhadap aturan, tetapi juga bagaimana mereka aktif membaca, menulis, dan mengembangkan diri,” ujar Willy.


Ketua Komisi XIII DPR RI itu menilai lapas harus menjadi ruang pembelajaran yang memberi kesempatan bagi warga binaan untuk mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik.


Ia juga menyoroti banyak tokoh dunia yang mampu melahirkan karya dan pemikiran besar saat menjalani masa tahanan. Karena itu, akses terhadap buku dan sumber pengetahuan perlu terus diperluas.


“Tan Malaka, Buya Hamka, Pramoedya Ananta Toer, hingga Nelson Mandela menunjukkan bahwa refleksi dan pengetahuan dapat melahirkan karya besar dari mana saja, termasuk dari balik jeruji,” katanya.


Willy menjelaskan, bantuan sebanyak 1.170 buku yang disalurkan merupakan hasil gotong royong anggota Fraksi Partai NasDem sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan budaya literasi nasional.


Buku-buku tersebut mencakup beragam tema, mulai dari biografi, sejarah, agama, filsafat, sosial budaya, politik, hingga buku keterampilan seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan pertukangan.


Menurutnya, penguatan literasi di lingkungan pemasyarakatan merupakan langkah penting untuk membangun lapas yang lebih produktif dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.


“Literasi bukan sekadar aktivitas membaca. Literasi adalah proses membangun cara berpikir, membuka wawasan, dan menyiapkan masa depan yang lebih baik. Karena itu, akses terhadap pengetahuan harus menjadi bagian dari ekosistem pembinaan di lembaga pemasyarakatan,” pungkasnya. (Red) 

Bagikan:

Komentar