|
Menu Close Menu

G25 Indonesia Tuntaskan Program Pemberdayaan Pendidikan 2026, Salurkan Bantuan untuk Puluhan Siswa Kurang Mampu di Pamekasan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21.34 WIB

Kegiatan penyaluran bantuan pendidikan bagi siswa di Arek Lancor, Pamekasan.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Pamekasan – Yayasan Gerakan Dualima Indonesia (G25 Indonesia) menuntaskan rangkaian Program Pemberdayaan Pendidikan Tahun 2026 dengan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 20 siswa dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.


Penyerahan bantuan kloter keempat yang sekaligus menjadi kloter terakhir tersebut dilaksanakan di kawasan Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Jumat (10/7/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua G25 Indonesia Cabang Pamekasan, Afifuddin.


Bantuan diserahkan secara langsung kepada masing-masing penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk menyambut tahun ajaran baru.


"Alhamdulillah, kami pada kloter ke-4 ini menyerahkan langsung bantuan berupa perlengkapan sekolah," ujar Afifuddin yang akrab disapa Afif.


Afif berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat, sehingga para siswa memiliki perlengkapan sekolah yang layak, seperti sepatu, alat tulis, dan tas untuk digunakan saat memulai tahun ajaran baru.


Pada kloter keempat ini, G25 Indonesia Cabang Pamekasan menyalurkan berbagai kebutuhan pendidikan, meliputi alat tulis (ATK), seragam sekolah, sepatu, tas, serta perlengkapan penunjang pendidikan lainnya kepada 20 siswa penerima manfaat.


Bantuan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sekolah para siswa sehingga mereka dapat belajar dengan lebih nyaman, percaya diri, dan penuh semangat.


Penyaluran bantuan ini merupakan kloter terakhir dalam Program Bulan Pemberdayaan Pendidikan G25 Indonesia Tahun 2026 yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai cabang. Setiap kloter menjadi wujud nyata komitmen G25 Indonesia dalam memperluas akses pendidikan sekaligus menghadirkan kepedulian sosial bagi anak-anak yang membutuhkan.


Afif mengatakan, pihaknya meyakini bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Karena itu, melalui program tersebut G25 Indonesia terus berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan. 


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur, relawan, mitra, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan sehingga program pemberdayaan pendidikan dapat terus berjalan.


Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan tidak hanya berupa perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi simbol kepedulian, harapan, dan semangat untuk membantu mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi para penerima manfaat.


Melalui Program Bulan Pemberdayaan Pendidikan 2026, pihaknya berharap seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat sekaligus menginspirasi lebih banyak elemen masyarakat untuk terus menebarkan manfaat bagi sesama.


"Pendidikan adalah cahaya masa depan. Setiap tas yang dipikul, setiap buku yang dibuka, dan setiap langkah menuju sekolah adalah awal dari mimpi-mimpi besar yang sedang diperjuangkan," tandasnya.


Dengan semangat "Memberikan Hati, Membangun Kemandirian Sejati", G25 Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.


Sebagai informasi, sepanjang pelaksanaan Program Pemberdayaan Pendidikan Tahun 2026, G25 Indonesia telah menyalurkan bantuan secara bertahap kepada para siswa dari keluarga kurang mampu. Pada kloter pertama bantuan diberikan kepada 30 siswa, kloter kedua kepada 37 siswa, kloter ketiga kepada 32 siswa, dan pada kloter keempat atau terakhir sebanyak 20 siswa di Kabupaten Pamekasan menerima bantuan perlengkapan sekolah. (Red) 


Bagikan:

Komentar