|
Menu Close Menu

Didukung Nor Rahman Foundation, 162 Kelinci Ikuti Kerap Kelinci di Probolinggo

Senin, 17 Agustus 2026 | 15.35 WIB

Tampak warga berkerumun nonton Kerap Kelinci di Lapangan Tambelang, Krucil, Kabupaten Probolinggo.(Dok/Istimewa) 
Lensajatim.id, Probolinggo— Sebanyak 162 kelinci mengikuti ajang Kerap Kelinci yang digelar di Lapangan Desa Tambelang, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (16/8/2026).


Ketua Panitia Pelaksana, Sugiono, mengatakan Kerap Kelinci merupakan agenda rutin yang digelar setiap tiga bulan. Kegiatan tersebut telah berlangsung sejak 2025.


Dalam perlombaan ini, setiap kelinci tidak bertanding secara berpasangan. Tiga kelinci diadu secara bersamaan dalam satu perlombaan dengan menempuh lintasan sekitar 100 meter.


“Kerap kelinci ini setiap kelinci yang bertanding tidak berpasangan. Ia diadu dengan tiga kelinci secara bersamaan, dengan menempuh jarak sekitar 100 meter,” jelas Sugiono.


Para peserta berasal dari sejumlah daerah, yakni Probolinggo, Lumajang, hingga Madura.


Sugiono mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk melestarikan budaya Kerap Kelinci yang berkembang di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Probolinggo.


Selain pelestarian budaya, ajang tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM.


“Tujuannya untuk melestarikan kebudayaan Kerap Kelinci yang ada di Jawa Timur, khususnya Probolinggo, meningkatkan UMKM, dan menyambung silaturahmi sesama penghobi Kerap Kelinci,” tandasnya.


Sugiono menambahkan, suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Nor Rahman Foundation yang direkturnya adalah Nor Rahman, M.A.P.

Dikonfirmasi secara terpisah, Nor Rahman yang juga Ketua Bidang Tanaman Pangan Dewan Pengurus Nasional Pengusaha Tani HKTI membenarkan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.


Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk ikut melestarikan budaya yang telah berkembang di tengah masyarakat.


“Semoga kegiatan tersebut bisa memberikan manfaat, utamanya secara ekonomi kepada masyarakat,” ucap Nor Rahman.


Dengan melibatkan 162 kelinci dan peserta dari Probolinggo, Lumajang hingga Madura, Kerap Kelinci di Desa Tambelang tidak hanya menjadi ajang perlombaan bagi para penghobi, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. (Had) 

Bagikan:

Komentar