|
Menu Close Menu

Owner PR Ayunda Imbau Petani Tak Tergesa Panen Tembakau Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06.49 WIB

Owner PR Ayunda, H. Bambang Budianto.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Pamekasan-Manajemen Perusahaan Rokok (PR) Ayunda menyambut musim panen tembakau Madura tahun 2026 dengan optimisme tinggi. Owner PR Ayunda, H. Bambang Budianto, menegaskan kesiapannya untuk menyerap hasil panen para petani lokal seiring dengan kondisi cuaca yang dinilai sangat mendukung peningkatan kualitas tembakau tahun ini.


Bambang mengungkapkan, faktor cuaca yang bersahabat menjadi angin segar bagi mutu emas hijau Madura. Meski demikian, ia mengimbau para petani agar tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi maupun isu harga yang belum resmi dari pemerintah maupun pabrikan. Fenomena tersebut sering kali memicu kekhawatiran yang membuat petani tergesa-gesa memanen tembakau yang masih berusia muda.


"Kadang petani terpengaruh isu harga yang belum pasti, sehingga terburu-buru memanen tembakau yang masih muda. Padahal, petik dini sangat mempengaruhi kualitas dan tentu berimbas langsung pada harga jual di pasaran," paparnya, Senin, (10/8/2026).


Bambang Menegaskan, guna menjaga kualitas daun tembakau tetap optimal, Bambang mendorong dinas terkait bersama perangkat desa dan kelompok tani untuk lebih masif memberikan imbauan serta pembinaan di lapangan. Edukasi mengenai masa tanam, penentuan waktu petik yang tepat, hingga teknik perajangan yang benar sangat dibutuhkan agar sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan petani dapat terjalin dengan harmonis tanpa saling menyalahkan terkait fluktuasi harga.


"Ya tentunya kami akan selalu bersinergi," terangnya. 


Mengenai kebijakan pembelian musim ini, PR Ayunda memastikan akan memprioritaskan penyerapannya dari para petani lokal di wilayah Pamekasan. Untuk kisaran harga, patokan tertinggi saat ini berada di angka Rp60.000 per kilogram, sedangkan harga terendah dipatok pada kisaran Rp25.000 per kilogram. Penetapan harga tersebut diberlakukan secara fleksibel dan disesuaikan penuh dengan kualitas barang yang ditawarkan.


Pada tahap awal musim panen, pihak PR Ayunda melakukan pembelian secara bertahap dan selektif dalam skala kecil, yakni berkisar antara 30 hingga 40 bal. Langkah selektif ini diambil untuk memastikan bahwa tembakau yang diserap benar-benar memenuhi standar mutu pabrik dan siap diolah menjadi bahan baku berkualitas tinggi. (Red) 

Bagikan:

Komentar