|
Menu Close Menu

Salawat Nabi dan Lagu Indonesia Raya Menggema di Pocang Temor

Senin, 17 Agustus 2026 | 13.46 WIB

Kegiatan Senandung Cinta Nabi dan HUT ke-81 Republik Indonesia di Taneyan Lanjang Pocang Temor, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep— Lantunan salawat Nabi, lagu Indonesia Raya, dan mars Ya Lal Wathan menggema di Taneyan Lanjang Pocang Temor, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Minggu (16/8/2026) malam.


Kegiatan tersebut dikemas dalam acara Senandung Cinta Nabi dan HUT ke-81 Republik Indonesia. Acara menjadi puncak rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus HUT ke-81 RI.


Kegiatan tersebut dipelopori Pemuda Pocang Temor (PPT).


Perwakilan PPT, Luqman Hakim, mengatakan Senandung Cinta Nabi dan HUT ke-81 Republik Indonesia merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun.


Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendoakan para pahlawan sekaligus mensyukuri kemerdekaan Indonesia.


“Peringatan HUT kali ini lebih spesial karena bersamaan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Karena itu, sekalian menggelar peringatan maulid,” katanya dalam sambutan.


Luqman mengungkapkan, kesuksesan kegiatan tersebut tidak lepas dari kekompakan warga Pocang Temor.


Gerakan PPT mendapat sambutan positif dan dukungan penuh dari para orang tua, termasuk kaum perempuan.


Para pemuda putri turut berperan aktif dalam penyelenggaraan acara. Selain menyiapkan konsumsi, mereka ikut mengecat tembok penahan tanah (TPT) di sepanjang jalan utama kampung.


Mereka juga mempercantik Taneyan Lanjang dengan lampu hias merah putih dan bendera-bendera kecil.


Upaya tersebut membuahkan hasil. RT 007 Desa Cangkreng berhasil meraih juara pertama lomba kebersihan dan pernik Agustusan tingkat desa.


“Hidup perempuan,” tegas Luqman yang disambut tepuk tangan hadirin.


Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Tanwirul Hija Cangkreng, KH. A. Dumairi Asy’ari, mengapresiasi semangat dan kekompakan PPT.


Menurutnya, peran aktif pemuda dalam berbagai kegiatan positif perlu mendapat dukungan bersama.


Ia menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti bakti anak negeri kepada para pahlawan dan para pendahulu.


“Semoga kegiatan-kegiatan positif seperti ini terus dilanjutkan,” katanya.


Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin setiap tahun.


Selain doa bersama, Senandung Cinta Nabi dan HUT ke-81 Republik Indonesia diisi dengan pembagian hadiah berbagai lomba yang digelar selama beberapa hari sebelumnya.


Lomba tersebut meliputi balap kelereng, makan kerupuk, pasang sarung, nyunggi talam, dan memasukkan bendera.


Sejak awal Agustus, warga Pocang Temor juga kompak mengibarkan bendera, memasang umbul-umbul, serta melakukan kegiatan bersih-bersih di jalan utama.


Seluruh kegiatan tersebut, termasuk kebutuhan biayanya, dilaksanakan melalui swadaya masyarakat Pocang Temor.


“Selain perabotan rumah tangga, kami beri buku tulis dan buku bacaan sebagai hadiah lomba. Kami juga mengadakan kuis edukatif agar tidak hanya bernilai hiburan,” tambah Busaki, salah seorang panitia, setelah pembagian hadiah.


Busaki menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Pocang Temor yang telah ikut menyukseskan kegiatan tersebut.


“Kerja sama warga merupakan kunci kesuksesan acara ini,” katanya. (Red) 

Bagikan:

Komentar