|
Menu Close Menu

Berawal dari Hobi Menghias Kuku, Pusveenails Tumbuh hingga Punya 600 Pelanggan

Rabu, 16 September 2026 | 21.15 WIB

Nurul saat melayani jasa menghias kuku. (Dok/Nurul). 
Lensajatim.id, Bangkalan– Berawal dari hobi menghias dan mempercantik kuku, sebuah usaha bernama Pusveenails perlahan berkembang hingga memiliki sekitar 600 pelanggan. Usaha yang dirintis sejak Februari 2024 di Kamal, Kabupaten Bangkalan, tersebut menyediakan jasa menghias dan mempercantik kuku dan kini dilanjutkan oleh pemilik baru sejak 27 Agustus 2026.


Pemilik lama mengatakan, ketertarikannya terhadap kegiatan menghias kuku menjadi alasan awal membuka usaha tersebut. Ia mulai belajar secara mandiri, mulai dari mempelajari berbagai desain hingga menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.


“Awalnya memang karena saya suka dengan nail art dan tertarik untuk belajar lebih dalam. Dari situ saya kepikiran untuk mencoba menjadikannya sebagai usaha kecil-kecilan,” ujarnya.


Pada awal menjalankan usaha, seluruh proses dilakukan sendiri, mulai dari belajar menghias kuku, menyiapkan alat dan bahan, melakukan promosi hingga melayani pelanggan. Untuk mengenalkan usahanya, ia memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok.


Seiring berjalannya waktu, pelanggan mulai bertambah. Selain promosi melalui media sosial, beberapa pelanggan yang telah menggunakan jasa tersebut juga merekomendasikannya kepada teman-teman mereka.


Salah satu daya tarik usaha tersebut adalah pelanggan dapat meminta desain sesuai dengan keinginan masing-masing. Pemilik juga berusaha memberikan pelayanan yang nyaman serta menjaga hasil hiasan kuku agar tetap rapi dan sesuai dengan harapan pelanggan.


“Customer juga bisa request desain sesuai selera mereka, jadi tidak hanya memilih dari desain yang sudah tersedia,” katanya.


Dari usaha yang awalnya dirintis dari hobi tersebut, Pusveenails kemudian telah melayani sekitar 600 pelanggan. Sebagian pelanggan bahkan kembali menggunakan jasa tersebut atau melakukan pemesanan ulang.


“Kurang lebih sudah ada sekitar 600 customer yang pernah menggunakan jasa Pusveenails,” tuturnya.


Saat ini, jasa menghias kuku tersebut menyediakan tiga pilihan layanan, yaitu simple nail art mulai Rp65 ribu, medium nail art Rp85 ribu, dan exclusive nail art Rp105 ribu. Dari ketiga pilihan tersebut, layanan medium menjadi yang paling banyak diminati pelanggan.


“Layanan yang paling banyak diminati oleh pelanggan itu medium nail art karena hampir kebanyakan desainnya hampir sama dengan pelanggan lainnya,” jelasnya.


Jumlah pelanggan yang datang setiap harinya juga tidak selalu sama. Menurut Nurul, jumlah pelanggan bergantung pada waktu dan kondisi, sehingga dalam sehari tidak selalu ada jumlah pelanggan yang sama.


Setelah menjalankan usaha selama lebih dari dua tahun, pemilik lama memutuskan untuk mengalihkan usaha tersebut kepada pemilik baru. Keputusan tersebut bukan karena usaha mengalami masalah, melainkan karena adanya pertimbangan pribadi dan keinginan untuk fokus pada hal lain.


Pemilik lama berharap usaha yang telah dirintisnya tetap berjalan dan berkembang. Ia juga berpesan agar kepercayaan pelanggan yang telah dibangun selama ini tetap dijaga, termasuk dari segi hasil, pelayanan, kebersihan, kenyamanan, dan komunikasi dengan pelanggan.


Kini, usaha tersebut dilanjutkan oleh Nurul Islah Thohir sejak 27 Agustus 2026. Ia melihat kesempatan untuk mengembangkan kreativitas sekaligus melanjutkan usaha yang sebelumnya telah memiliki pelanggan.


“Saya tertarik untuk melanjutkan usaha ini karena ada kesempatan untuk saya berkembang menjadi lebih kreatif dan saya juga melihat peluang dalam usaha ini karena di Kamal masih belum ada usaha nail art,” ujar Nurul saat diwawancarai pada 16/9/2026.


Meski baru sekitar dua minggu menjalankan usaha, Nurul mengaku senang karena dapat bertemu dengan pelanggan yang berbeda-beda. Ia juga mengapresiasi respons baik pelanggan yang tetap memberikan kepercayaan kepadanya sebagai pemilik baru.


Sebagai penerus usaha, Nurul ingin mempertahankan kualitas dan pelayanan yang telah dibangun pemilik sebelumnya. Ia juga ingin mengembangkan kreativitasnya dalam membuat berbagai desain sesuai dengan permintaan pelanggan.


“Saya ingin mempertahankan kualitas dan layanan yang sudah dibangun oleh owner sebelumnya dan saya ingin mengembangkan bakat saya dalam desain sesuai dengan request pelanggan,” katanya.


Nurul berharap pelanggan lama tetap memberikan kepercayaan kepadanya untuk melanjutkan Pusveenails. Ia juga menargetkan dapat menarik lebih banyak pelanggan baru dan membuat mereka merasa puas sehingga kembali menggunakan jasa tersebut.


Dengan pergantian pemilik, Pusveenails kini memasuki tahap baru. Usaha yang berawal dari hobi menghias kuku dan berkembang hingga melayani sekitar 600 pelanggan tersebut tetap berlanjut dengan pemilik baru yang ingin mempertahankan kualitas sekaligus mengembangkan kreativitasnya. (Tik) 

Bagikan:

Komentar