|
Menu Close Menu

Dini Rahmania Dorong Perempuan Punya Pilihan dan Jadikan Pancasila sebagai Pondasi Kehidupan

Senin, 28 September 2026 | 17.48 WIB

Anggota MPR RI, Dini Rahmania saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Ponpes HATI Kabupaten Probolinggo.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Probolinggo –   MPR RI, Hj. Dini Rahmania, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula Pondok Pesantren (PP) Hati Rangkang, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin (28/9/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Peserta yang hadir seluruhnya merupakan perempuan, terdiri dari guru, ustazah, dan santriwati PP Hati.


Dalam forum tersebut, Dini Rahmania yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI mengajak kaum perempuan untuk memiliki pilihan dalam menentukan arah kehidupan dan masa depannya.


Menurut Dini, perempuan perlu memiliki ruang untuk menentukan pilihan yang sesuai dengan kemampuan, nilai, serta cita-cita yang ingin dicapai.


"Semua itu tentu untuk masa depan yang lebih baik," ucap Dini.


Ia menilai, perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Karena itu, kemampuan untuk menentukan pilihan secara bijak menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan.


Menurutnya, pilihan yang dimiliki perempuan juga perlu dibarengi dengan pengetahuan, tanggung jawab, serta pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan.


Dalam kesempatan itu, Dini mengingatkan para perempuan agar menjadikan Pancasila sebagai pondasi dalam kehidupan sehari-hari.


Nilai-nilai Pancasila, kata dia, tidak hanya penting dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.


Hal tersebut dinilai relevan karena perempuan memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter keluarga dan lingkungan sosial. Guru dan ustazah, misalnya, memiliki peran dalam mendidik generasi muda, sementara santriwati merupakan bagian dari generasi yang akan melanjutkan estafet kehidupan bermasyarakat dan bernegara.


Dengan demikian, pemahaman terhadap Pancasila dapat menjadi bekal untuk menghadapi berbagai persoalan kehidupan sekaligus menjaga nilai kebersamaan, toleransi, gotong royong, dan tanggung jawab sosial.


Dini yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo itu menambahkan, penguatan nilai-nilai kebangsaan perlu terus dilakukan melalui berbagai ruang pendidikan dan kemasyarakatan, termasuk pondok pesantren.


Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut menjadi salah satu ruang untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. (Red) 


Bagikan:

Komentar