![]() |
| Kegiatan Company Visit ke Jakarta SDGoC STTS. (Dok/Istimewa). |
Sebanyak 32 mahasiswa lintas program studi, yakni Teknik Informatika, Sistem Informasi Bisnis (SIB), dan Desain Komunikasi Visual (DKV), mengikuti kegiatan tersebut untuk mempelajari lanskap industri secara langsung.
Selama berada di Jakarta, para peserta mengunjungi enam perusahaan dari berbagai sektor teknologi, finansial, dan manufaktur. Keenam perusahaan tersebut yakni BCA Foresta, NBS DEV, CIMB, GDP Labs, HM Sampoerna, serta AWS Jakarta Office.
Tak hanya melakukan kunjungan industri, rombongan juga berkesempatan mengikuti gelaran Jax Community Day Series yang diselenggarakan di Google Office Jakarta.
Kegiatan ini didampingi langsung jajaran dosen dan pembina GDGoC Institut STTS. Mereka yakni Ong Hansel Santoso, S.Si., M.Kom. selaku Pembina GDGoC, Prof. Dr. Ir. Esther Irawati Setiawan, S.Kom., M.Kom. selaku Advisor GDGoC, serta Ir. Iwan Chandra, S.Kom., M.Kom. dan Dr. Ir. Joan Santoso, S.Kom., M.Kom. selaku dosen pendamping program.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Melalui pemaparan materi dan diskusi langsung bersama praktisi di setiap lokasi, mahasiswa memperoleh pendalaman materi teknis sekaligus gambaran nyata mengenai kebutuhan, tantangan, dan kualifikasi yang dicari industri saat ini.
Ketua Company Visit Jakarta 2026, Jesselyn Christie Santoso, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman praktis yang sangat berharga bagi mahasiswa.
"Sebagai mahasiswa, kunjungan industri ini memberikan wawasan praktis yang sangat berharga di luar teori kelas dengan melihat langsung budaya kerja dan proses pengembangan di perusahaan teknologi, sehingga memberikan perspektif baru bagi kami," kata Jesselyn Christie Santoso, Rabu (09/09/2026).
Menurutnya, melihat secara langsung proses bisnis dan operasional dalam ekosistem profesional membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja.
"Kunjungan ini juga menjembatani apa yang kami pelajari di kampus dengan standar riil dan ekspektasi industri digital saat ini. Kami sangat mengapresiasi keterbukaan perusahaan dalam menerima dan berbagi ilmu dengan rekan-rekan mahasiswa. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus menjadi agenda rutin untuk mencetak talenta-talenta yang lebih siap dan relevan dengan kebutuhan industri," ujarnya.
Hal senada disampaikan Lead GDGoC Institut STTS 2025/2026, Gracia Krisnanda. Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Institut STTS, para dosen pendamping, seluruh perusahaan yang telah menyambut hangat, kerja keras panitia, serta antusiasme para peserta.
"Melalui kunjungan ini, kami mendapatkan banyak wawasan industri nyata yang tidak didapatkan di bangku kuliah. Semoga kegiatan ini membuka peluang karier baru bagi teman-teman mahasiswa dan program seperti ini bisa terus berlanjut ke depannya," jelas Gracia.
BCA Foresta
Kunjungan ke BCA Foresta memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja dan perjalanan karier di BCA.
Materi disampaikan Fernando selaku HR BCA dan Heinrich Wisesa selaku Team Lead MyBCA Bisnis Lite sekaligus alumni.
Peserta memperoleh wawasan mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja, benefit yang ditawarkan kepada karyawan, hingga gambaran nyata proses pengembangan produk digital melalui pengalaman Heinrich dalam membangun MyBCA Bisnis Lite.
Sesi tersebut juga membuka perspektif peserta bahwa proses development di dunia profesional jauh lebih kompleks dibandingkan apa yang dipelajari di perkuliahan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan office tour dan kesempatan mengunjungi Tech Discovery Zone BCA. Peserta juga menyampaikan apresiasi kepada BCA atas kesempatan dan wawasan berharga yang diberikan.
NBS
Kunjungan ke NBS memberikan wawasan mengenai bagaimana sebuah perusahaan teknologi menjalankan bisnis sekaligus membangun lingkungan kerja bagi para talenta di dalamnya.
Bersama Sidiq selaku Founder and CIO, Daus selaku HR, Saggaf selaku CTO, dan Syariga selaku Head of Technology, peserta diperkenalkan dengan berbagai bidang pekerjaan yang tersedia di NBS.
Para peserta juga mendapat penjelasan mengenai tanggung jawab dari masing-masing posisi, benefit sebagai karyawan, serta gambaran budaya dan lingkungan kerja di perusahaan.
Selain itu, peserta mendapatkan wawasan mengenai penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam industri serta bagaimana teknologi dan AI digunakan dalam berbagai pekerjaan di bidang teknologi.
Peserta menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim NBS atas sharing, wawasan, dan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia kerja di industri teknologi.
CIMB Niaga
Kunjungan ke CIMB Niaga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal perjalanan dan perkembangan CIMB Niaga sekaligus melihat secara langsung bagaimana teknologi berperan dalam industri perbankan.
Bersama Santori selaku Head of Information Technology, Retno selaku Talent Partnership Specialist, Budi selaku Application Development Head Digital Onboarding and Experience, dan Azam selaku Application Development Head Digital Consumer Channel, peserta mendapatkan informasi mengenai program magang dan beasiswa.
Peserta juga melakukan deep dive ke dalam pengembangan OCTO Mobile.
Diskusi membahas berbagai perspektif mengenai AI, UX, dan proses pengembangan produk digital di lingkungan perbankan.
Pengalaman semakin lengkap melalui office tour dan kesempatan mencoba teknologi VR yang digunakan untuk mendukung simulasi dan pelatihan teller.
Peserta menyampaikan terima kasih kepada CIMB Niaga atas kesempatan untuk belajar dan melihat secara langsung bagaimana teknologi diimplementasikan dalam dunia perbankan.
GDP Labs
Kunjungan ke GDP Labs memberikan gambaran kepada peserta mengenai bagaimana perusahaan teknologi mengembangkan berbagai solusi dan produk berbasis teknologi.
Bersama Harini selaku Head of HR, Greg dari HR, Felix selaku COO of Glair sekaligus VP Engineering, dan Glen selaku VP Engineering, peserta diperkenalkan dengan GDP Labs, bidang yang dikerjakan, serta proses di balik pengembangan produk-produk teknologi, termasuk solusi berbasis Artificial Intelligence.
Peserta juga mendapatkan wawasan mengenai bagaimana sebuah produk AI dikembangkan dan bagaimana proses kolaborasi antara berbagai tim dalam menghasilkan solusi teknologi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan office tour yang memberikan pengalaman bagi peserta untuk melihat langsung lingkungan kerja di GDP Labs.
Peserta menyampaikan terima kasih kepada GDP Labs atas kesempatan dan wawasan yang telah dibagikan.
HM Sampoerna
Kunjungan ke HM Sampoerna memberikan perspektif baru mengenai bagaimana teknologi dan tim IT berperan dalam perusahaan dengan produk utama berupa barang, bukan layanan digital.
Bersama Ephraim selaku Director Technology Indonesia, Vicky dari People and Culture, dan Katherine selaku Tech Solution B2B, peserta mendapatkan gambaran mengenai HM Sampoerna, nilai-nilai yang diterapkan, serta bagaimana tim IT mendukung kebutuhan dan perkembangan bisnis perusahaan.
Katherine juga membagikan pengalaman perjalanan kariernya sejak awal bergabung, proses pengembangan produk yang dikerjakan, hingga gambaran mengenai hal-hal yang dapat diharapkan oleh fresh graduates ketika memasuki dunia kerja.
Kegiatan ditutup dengan office tour yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung lingkungan kerja HM Sampoerna.
Peserta menyampaikan terima kasih kepada HM Sampoerna atas pengalaman dan cerita yang memberikan gambaran nyata mengenai perjalanan karier di industri teknologi.
AWS Jakarta Office
Kunjungan ke AWS memberikan wawasan mengenai perjalanan AWS sejak awal berdiri hingga berkembang menjadi salah satu perusahaan teknologi cloud terbesar di dunia.
Bersama Glen selaku Solution Architect, Yopan selaku Lead of Public Sector and Education, Ivan selaku Customer Solution Manager, dan Veny selaku Female Solution Architect, peserta diajak memahami perjalanan AWS, nilai yang dibawa melalui tagline mereka, serta bagaimana teknologi seperti cloud, AI, dan UX terus berkembang dan diterapkan dalam berbagai kebutuhan industri.
Tak hanya membahas teknologi, sesi tersebut juga memberikan gambaran mengenai perjalanan para pembicara ketika bergabung dengan AWS, proses membangun karier, serta tips bagi mahasiswa yang ingin mempersiapkan diri memasuki industri teknologi.
Peserta menyampaikan terima kasih kepada AWS atas sharing dan inspirasi yang diberikan, khususnya mengenai bagaimana memulai perjalanan kecil untuk kemudian berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar.
Melalui rangkaian Company Visit selama sembilan hari tersebut, GDGoC Institut STTS tidak hanya membawa mahasiswa mengenal perusahaan teknologi secara langsung, tetapi juga mempertemukan pembelajaran di kampus dengan realitas industri.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, memahami kebutuhan dunia kerja, serta mempersiapkan diri menjadi talenta yang lebih siap dan relevan dengan perkembangan industri digital. (Had)


Komentar