|
Menu Close Menu

Berawal dari Tren iPad Booth, Ayu Sahara Rintis Ayra Booth dengan Layanan Foto Mini Koran

Kamis, 03 September 2026 | 19.15 WIB

Ayu saat mengoperasikan iPad Booth untuk pelanggan. (Dok/Ayo) 
Lensajatim.id, Bangkalan— Berawal dari melihat tren iPad Booth yang muncul di For You Page (FYP) media sosial, Ayu Sahara, 22, tertarik mencoba usaha serupa. Ia kemudian merintis Ayra Booth pada Maret 2026 dengan menawarkan layanan foto strip dan foto mini koran.


Awalnya, Ayu ingin membuka jasa iPad Booth untuk berbagai event saja. Namun, ia kemudian mencoba membawa iPad booth tersebut langsung ke lapangan dan membuka layanan di beberapa lokasi. Dengan konsep ini, pelanggan bisa mengabadikan momen di tempat acara atau lokasi yang sedang dikunjungi tanpa harus datang ke studio foto.


Saat ini, Ayu rutin membuka Ayra Booth setiap sore di kawasan Batu Poron, Kamal, Bangkalan. Ia juga menerima pesanan untuk berbagai acara, seperti pernikahan, wisuda, ulang tahun, hingga event lainnya. Lokasi berjualan biasanya dibagikan melalui Instagram Story.


“Awalnya lihat iPad Booth di FYP, terus kepikiran buka untuk event. Akhirnya saya coba bawa langsung ke lapangan,” ujar Ayu, Rabu (02/09/2026)


Layanan yang ditawarkan berupa foto strip dan foto mini koran. Untuk penggunaan di luar event, tarifnya berkisar Rp5.000 hingga Rp15.000. Harga tersebut sudah termasuk foto, strip, dan foto dalam bingkai. Sementara pelanggan yang ingin mencetak foto tambahan dapat menambah pesanan sesuai jumlah cetakan.


Salah satu yang menjadi pembeda Ayra Booth adalah template yang dibuat sendiri oleh Ayu. Ia tidak menggunakan desain generik sehingga hasil cetakan memiliki tampilan yang khas.


Menurut Ayu, konsep foto mini koran juga masih jarang ditemui di Bangkalan. Konsep tersebut menjadi salah satu hal yang ingin terus dikembangkan agar Ayra Booth memiliki ciri khas tersendiri.


Dalam menjalankan usaha, Ayu sempat menghadapi kendala saat berjualan di Kota Lama Surabaya. Keterbatasan sumber listrik dan penggunaan genset membuatnya harus mencari lokasi yang memiliki colokan listrik untuk mengoperasikan peralatan.


Modal awal Ayra Booth berasal dari pinjaman dari ayahnya yang masih harus dikembalikan. Sejauh ini, Ayu telah beberapa kali mengikuti berbagai event dan pernah memperoleh pendapatan hingga Rp700 ribu dalam sehari.


Hasil usaha tersebut saat ini belum digunakan untuk kebutuhan keluarga maupun pendidikan. Ayu masih memanfaatkannya untuk mengembangkan Ayra Booth, terutama dalam membangun branding usaha.


Bagi Ayu, hal yang paling berkesan selama menjalankan usaha adalah ketika melihat pelanggan mengabadikan momen dan bisa langsung melihat hasil fotonya.


Ke depan, Ayu ingin terus mencari fitur maupun hasil cetak baru agar Ayra Booth memiliki konsep yang semakin unik dan berbeda dari booth foto lainnya. (rif)

Bagikan:

Komentar