![]() |
| Sebagian rombongan PCNU Situbondo yang hadir ke Muktamar ke-35 NU di Jombang.(Dok/Istimewa). |
Sebanyak 2 bus besar dan 21 mobil pribadi disiapkan untuk mengangkut seluruh rombongan dari Situbondo.
Secara keseluruhan, jumlah kafilah yang berangkat mencapai kurang lebih 359 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 80 orang merupakan pengurus PCNU Situbondo. Sementara sisanya mayoritas merupakan pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU dari seluruh wilayah Kabupaten Situbondo.
Besarnya partisipasi tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan tingginya antusiasme jajaran Nahdliyin Situbondo untuk hadir langsung dalam ajang permusyawaratan tertinggi organisasi NU.
Turut berangkat bersama rombongan, KH. Zakariya Al-Ansori selaku Wakil Katib PCNU Situbondo.
Ia berharap Muktamar NU ke-35 dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai dengan harapan seluruh warga Nahdlatul Ulama.
“Kami berharap Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan keinginan kita semua. Semoga seluruh rangkaian kegiatan muktamar senantiasa mendapatkan keberkahan, begitu pula kita semua, semoga mendapatkan keberkahan lewat wasilah para muassis Nahdlatul Ulama yang telah mewariskan semangat dan perjuangan mulia ini, " ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Situbondo sekaligus Koordinator Rombongan, H. Hasanuddin Hs, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi para pengkhidmat NU.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respons dan antusiasme yang luar biasa dari para pengkhidmat NU yang telah berkenan hadir untuk berangkat ke Muktamar NU ke-35 di Tambakberas Jombang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung kelancaran keberangkatan kafilah Situbondo.
“Semoga perjalanan kita senantiasa selamat dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” katanya.
PCNU Situbondo berharap perjalanan rombongan, baik saat berangkat maupun kembali ke Situbondo, senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT.
Selain itu, Muktamar NU ke-35 di Jombang diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi agama, bangsa, serta seluruh warga Nahdlatul Ulama di Indonesia. (Juk)


Komentar