|
Menu Close Menu

Rintis Usaha dari Nol, Homsiah Kini Punya Tiga Lapak Jajanan di Bangkalan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 18.49 WIB

Homsiah pemilik Kedai Akenyemm Lurr. (Dok/Homsiah

Lensajatim.id, Bangkalan– Homsiah, 22, merintis Kedai Akenyemm Lurr di Alun-Alun Bangkalan sejak 4 Oktober 2024. Berawal dari berjualan sendiri, kini usahanya berkembang hingga memiliki tiga lapak dan mempekerjakan tiga orang di bagian produksi.


Homsiah, warga Jalan KH Ach Marzuki, memilih berjualan jajanan karena ingin menghadirkan produk dengan ciri khas berbeda. Awalnya seluruh proses produksi dan penjualan dilakukan sendiri, sebelum akhirnya merekrut pekerja seiring meningkatnya jumlah pelanggan.


“Dirintis saya sendiri, terus lama kelamaan melonjak saya merekrut satu orang untuk produksi. Terus karena semakin ramai, saya merekrut bagian produksi dua, dan sekarang sudah ada tiga orang,” ujar Homsiah, Selasa (25/08/2026).


Kedai Akenyemm Lurr menyediakan beragam jajanan, seperti cireng, citul, cipuk, sewel kukus, tahu jigor, tahu kocek, dimsum, hingga berbagai olahan sosis. Sebagian besar jajanan dibuat sendiri, kecuali sosis. Harganya mulai Rp1.000 hingga Rp15.000.


Kedai buka pukul 16.00 hingga 22.00 WIB dengan pelanggan dari berbagai kalangan, mulai mahasiswa, pelajar, remaja, hingga ibu-ibu. Homsiah menyebut pembeli semakin ramai meski persaingan usaha jajanan di Bangkalan cukup banyak.


“Walaupun jualannya murah, tapi kualitasnya termasuk premium kata pelanggan saya. Saya pun selalu membuat dengan resep saya,” ujarnya.


Selain pembelian langsung, pelanggan dapat memesan melalui WhatsApp. Pesanan bisa diambil sendiri, menggunakan kurir, atau diantar pihak kedai jika lokasinya dekat.


Sebelum lulus tahun ini, Homsiah merupakan mahasiswa Program Studi PGSD di STKIP PGRI Bangkalan. Usaha yang awalnya menjadi pekerjaan sampingan tersebut kini menjadi salah satu sumber penghasilannya.


Dari hasil berjualan, Homsiah mengaku dapat membantu perekonomian keluarga hingga membangun rumah sendiri. Usahanya juga memberikan kesempatan kerja bagi tiga orang.


“Usaha ini membantu perekonomian keluarga saya dan dapat membeli apa yang saya mau, serta dapat membuka lapangan pekerjaan,” tuturnya.


Homsiah berharap Kedai Akenyemm Lurr semakin berkembang, mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, dan memiliki cabang di berbagai daerah.


“Saya tetap berjualan karena saya yakin dengan usaha saya, Allah pasti akan memberi jalan,” katanya. (rif)

Bagikan:

Komentar