|
Menu Close Menu

Warga Kampung Panyepen Tutup Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan Tahlil Kemerdekaan dan Doa untuk Korban Bencana

Senin, 24 Agustus 2026 | 10.54 WIB

Puncak HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kampung Panyepen, Kelurahan Dalpenang, Sampang.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sampang— Semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kabupaten Sampang terasa hingga tingkat kampung. Salah satunya di Kampung Panyepen, Kelurahan Dalpenang, Kabupaten Sampang.

Ratusan warga tampak antusias dan kompak menghadiri kegiatan penutupan Agustusan Kampung Panyepen yang dikemas dengan Tahlil Kemerdekaan dan doa bersama untuk korban bencana di NTB, Aceh, dan Kalimantan.


Tokoh muda masyarakat setempat, Moh Iqbal Arisvala, mengatakan sebelum acara puncak, warga telah memeriahkan peringatan kemerdekaan dengan berbagai kegiatan.


Beragam perlombaan digelar dan diikuti anak-anak hingga ibu-ibu. Warga juga memasang umbul-umbul sebagai simbol sekaligus upaya memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.


"Rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk kebersamaan warga dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI," ujar Iqbal.


Acara malam puncak yang bertempat di Jalan Panglima Sudirman Gang 1, Kelurahan Dalpenang, tersebut dihadiri Lurah Dalpenang, Babinsa, Ketua RW 04, Ketua RT 01, tokoh masyarakat, masyarakat Kampung Panyepen, serta para pemuda.


Ketua Pelaksana, Naurel, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Agustusan yang digelar warga Kampung Panyepen.


Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.


"Kemudian untuk sumber dana yang diperoleh dari kas RT, sumbangan warga, dan donatur sponsorship Dapur Aca Catering," jelasnya, Minggu (23/08/2026) malam.


Sementara itu, Lurah Dalpenang, Fadmawatik, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mempersiapkan generasi emas.


Menurutnya, para pemuda harus banyak belajar dan meningkatkan kualitas diri agar mampu menjadi generasi yang memiliki masa depan baik.


"Dan harus mempunyai moral yang bagus serta menjaga kerukunan antarwarga," ucapnya.


Kegiatan penutupan Agustusan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengakhiri rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81.


Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Melalui Tahlil Kemerdekaan dan doa bersama, warga Kampung Panyepen juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang menjadi korban bencana di NTB, Aceh, dan Kalimantan. (Val) 

Bagikan:

Komentar