|
Menu Close Menu

Bakar Sampah di Musim Kemarau, Api Nyaris Melalap Rumah Warga

Selasa, 25 Agustus 2026 | 17.58 WIB

Kebakaran di Desa Jaddung, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep — Aktivitas membakar sampah di tengah musim kemarau kembali menunjukkan bahayanya. Api yang semula berasal dari pembakaran tumpukan sampah nyaris merambat ke permukiman warga di Dusun Bulu, Desa Jaddung, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Senin (24/8/2026).


Kebakaran terjadi saat kondisi lahan dan rerumputan dalam keadaan kering. Api diduga bermula ketika seorang warga membakar tumpukan sampah di sekitar lahan atau ladang. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat mengikuti material kering di sekitarnya.


Kondisi tersebut sempat membuat warga panik. Pasalnya, arah rambatan api berpotensi mendekati rumah-rumah warga apabila tidak segera dihentikan.


Masyarakat sekitar kemudian bergotong royong melakukan pemadaman. Warga berupaya melokalisasi titik api sekaligus memutus jalur rambatan agar kobaran tidak semakin meluas dan mencapai permukiman.


Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke rumah warga. Tidak ada korban jiwa maupun laporan rumah warga yang terbakar dalam kejadian tersebut.


Salah seorang warga, Sidi, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Ia meminta warga tidak melakukan pembakaran sampah, rumput, maupun material kering secara sembarangan.


“Jangan bermain-main dengan api. Musim kemarau seperti sekarang, api kecil bisa berubah menjadi besar dan merambat dengan cepat. Jangan sampai karena ingin cepat membersihkan sampah, justru rumah warga yang menjadi korban,” tegas Sidi.


Menurutnya, pembakaran di lahan terbuka sangat berisiko, terlebih ketika kondisi lingkungan kering dan angin cukup kencang. Api yang awalnya terlihat kecil dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.


Peristiwa di Dusun Bulu tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak menganggap sepele aktivitas pembakaran sampah. Upaya membersihkan lingkungan seharusnya tidak dilakukan dengan cara yang justru berpotensi menimbulkan kebakaran.


Masyarakat diimbau memilih cara yang lebih aman dalam mengelola sampah dan membersihkan lahan, terutama selama musim kemarau. Kewaspadaan menjadi kunci untuk mencegah kebakaran meluas dan mengancam keselamatan warga.


Sebab, satu sumber api yang tidak terkendali bukan hanya membahayakan lahan, tetapi juga dapat mengancam rumah, harta benda, bahkan keselamatan masyarakat sekitar. (MQ)

Bagikan:

Komentar