![]() |
| Fitriyah dan suaminya saat menyiapkan pesanan pelanggan. (Dok/Fitriyah) |
Fitriyah sehari-hari berjualan berbagai makanan dan minuman, seperti kebab, burger, kwetiau, serta aneka minuman. Dari sejumlah menu yang ditawarkan, kwetiau dan kebab menjadi menu yang paling banyak diminati pembeli.
“Untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga,” ujar Fitriyah, Kamis, 27 Agustus 2026.
Usaha tersebut dijalankan Fitriyah dengan bantuan suaminya. keduanya bersama-sama menyiapkan dan melayani pesanan pelanggan selama berjualan di kantin sekolah.
Fitriyah mulai berjualan di kantin SMA Negeri 1 Bangkalan sejak pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 14.00 WIB. Lokasi tersebut membuat sebagian besar pelanggannya berasal dari kalangan siswa dan siswi yang membeli makanan dan minuman saat jam istirahat.
Selain menerima pembelian secara langsung, Fitriyah juga menerima pesanan melalui WhatsApp. untuk pesanan tertentu, Ia juga menyediakan layanan delivery menggunakan sepeda motor.
Bagi Fitriyah, berjualan di lingkungan sekolah memiliki tantangan tersendiri. Ia harus melayani pembeli dalam waktu yang terbatas, terutama ketika jam istirahat. Para siswa dan siswi biasanya ingin mendapatkan pesanan dengan cepat sebelum waktu istirahat berakhir.
“Anak-anak selalu minta cepat karena keterbatasan jam istirahat,” ungkapnya.
Meski demikian, Fitriyah tetap bertahan menjalankan usahanya selama bertahun-tahun. Menurutnya, keramahan pelanggan dan respons positif terhadap makanan yang dijual menjadi salah satu alasan dirinya tetap menjalankan usaha tersebut.
“Pelanggan ramah dan suka dengan hidangan saya,” tuturnya.
Fitriyah juga tidak secara khusus melakukan promosi melalui media sosial. Selama ini, usaha tersebut lebih banyak dikenal melalui rekomendasi dari pelanggan kepada orang lain.
Penghasilan dari usaha tersebut menjadi bagian penting bagi Fitriyah dalam memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia memiliki tiga anak, yakni anak pertama laki-laki yang saat ini duduk di kelas IV SDN Pejagan 3, anak kedua perempuan yang duduk di kelas II SDN Pejagan 3, serta anak ketiga perempuan yang masih berusia 2 tahun 9 bulan.
Dengan menjalankan usaha tersebut, Fitriyah berusaha memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mendukung pendidikan kedua anaknya yang masih bersekolah.
Ke depan, Fitriyah berharap usaha yang telah dijalankannya sejak 2017 tersebut dapat terus berkembang. Ia bahkan berharap dapat memiliki cabang agar usahanya semakin besar.
“Semoga usaha saya tambah besar dan memiliki cabang,” harapnya. (Tik)


Komentar