Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Bragang, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, pada 9 September 2026. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Bragang.
Kepala Desa, Ketua Posyandu, seluruh kader Posyandu, serta puluhan ibu balita turut hadir sebagai peserta. Narasumber utama dalam pelatihan ini adalah Lailatul Muarofah Hanim dari UTM.
Dalam materinya, dosen yang biasa dipanggil Hanim itu menjelaskan, stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya makanan bergizi. Perilaku pemberian makan yang kurang tepat juga menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian.
“Feeding behaviour adalah cara orang tua berinteraksi saat memberi makan. Mulai dari jadwal makan, porsi, variasi menu, hingga menciptakan suasana makan yang responsif dan tidak memaksa. Ini sangat menentukan apakah gizi anak bisa terserap dengan baik,” jelas Hanim yang merupakan Dosen Psikologi.
Pelatihan berlangsung secara interaktif. Para ibu balita tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga diajak praktik langsung mengenai perilaku pemberian MPASI yang bergizi.
Sementara itu, para kader Posyandu dibekali pengetahuan agar dapat berperan sebagai agen perubahan sekaligus pendamping bagi para ibu di rumah.
Kepala Desa Bragang, H. Busyiri, mengapresiasi inisiatif Tim Pengabdian kepada Masyarakat UTM tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai pola pemberian makan menjadi pengetahuan penting dalam mendukung program penurunan stunting di tingkat desa.
“Kami berterima kasih kepada Universitas Trunojoyo Madura. Ilmu seperti ini yang kami butuhkan agar program penurunan stunting di desa bisa berjalan efektif dari hulu,” ungkapnya.
Ketua Posyandu Desa Bragang juga menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti materi pelatihan tersebut dalam kegiatan rutin bulanan Posyandu.
Ucapan terima kasih turut disampaikan Bu Dyah, Ketua Posyandu Desa Bragang. Ia berharap kegiatan serupa memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak, khususnya di Desa Bragang dan Madura secara umum.
“Kami sangat berterima kasih dan senang sekali dengan kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan memberikan manfaat yang luar biasa bagi tumbuh kembang anak-anak Desa Bragang khususnya dan anak-anak Madura pada umumnya," ucapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Tim Pengabdian UTM berharap dapat membentuk kebiasaan pemberian makan yang benar di lingkungan keluarga.
Dengan penguatan peran orang tua dan kader Posyandu, anak-anak Madura diharapkan dapat tumbuh sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting. (Red)


Komentar