|
Menu Close Menu

Pemuda Pakisaji Mengakhiri Hidup di Kandang Kambing, Polisi Dalami Motifnya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16.33 WIB

Petugas saat di lokasi kejadian perkara.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Malang– Seorang pemuda berinisial AP, 22, ditemukan meninggal dunia di kandang kambing milik keluarganya di Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Polisi masih mendalami keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui latar belakang peristiwa tersebut.


Korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya yang sedang mencari keberadaannya. Saat mendatangi kandang kambing yang berada tidak jauh dari rumah, sang ayah mendapati anaknya telah meninggal dunia dalam kondisi tergantung.


Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbiyanto membenarkan kejadian tersebut. Setelah menerima laporan dari perangkat desa, petugas kepolisian bersama petugas Puskesmas Pakisaji mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).


“Di dalam kandang, korban sudah dalam keadaan gantung diri dan sudah meninggal,” ungkap Sunarko.


Dalam penyelidikan awal, polisi memperoleh keterangan dari teman korban mengenai persoalan pribadi yang sempat diceritakan AP beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia.


Menurut keterangan tersebut, korban pernah bercerita mengalami pertengkaran dengan pacarnya. Persoalan itu disebut berkaitan dengan kesulitan menghubungi sang pacar dan keinginannya untuk bertemu yang tidak terpenuhi.


“Dari keterangan teman korban, beberapa hari yang lalu korban bercerita bertengkar dengan pacarnya karena pacarnya sulit dihubungi dan tidak mau diajak bertemu,” jelas Sunarko.


Meski demikian, polisi belum memastikan adanya kaitan langsung antara persoalan pribadi tersebut dengan peristiwa kematian korban. Keterangan itu masih menjadi bagian dari informasi awal yang didalami penyidik.


Sunarko menambahkan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban dikenal sebagai sosok pendiam dan jarang berkomunikasi dengan orang tuanya. Dalam kesehariannya, AP biasa membantu orang tuanya bekerja di sawah.


Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. (Den)

Bagikan:

Komentar