|
Menu Close Menu

PWI Madura Raya Gelar Konsolidasi, Dorong Keterwakilan di PWI Jatim

Jumat, 23 Oktober 2026 | 11.34 WIB

 

Pertemuan PWI Madura Raya di Pamekasan.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Pamekasan– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madura Raya menggelar konsolidasi menjelang Konferensi PWI Jawa Timur, Kamis (22/10/2026). Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas organisasi sekaligus menyatukan aspirasi wartawan dari empat kabupaten di Madura.


Kegiatan yang berlangsung di Azana Style Hotel Madura tersebut mengusung tema “PWI se-Madura Bersatu, Profesi Wartawan Makin Bermutu”.


Ketua PWI Pamekasan, Khairul Anam, mengatakan konsolidasi tersebut bertujuan mempererat kebersamaan dan menyamakan pandangan mengenai arah organisasi ke depan.


“Ini merupakan pertemuan pertama. Setelah saya tanya-tanya barusan, bisa dikatakan ini adalah sejarah. PWI di empat kabupaten di Madura, ketua dan sekretaris dan beberapa pengurus itu berkumpul untuk membicarakan bagaimana PWI Madura Raya ini lebih baik ke depannya,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).


Anam menjelaskan, terdapat tiga agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Ketiganya meliputi pembenahan administrasi keanggotaan, keterwakilan pengurus Madura dalam kepengurusan PWI Jawa Timur, serta rencana kegiatan bersama untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2027.


Menurutnya, persoalan administrasi keanggotaan perlu mendapat perhatian serius dari PWI Jawa Timur maupun PWI Pusat. Hal ini mencakup proses pendaftaran anggota baru, penerbitan kartu tanda anggota (KTA), hingga perpanjangan keanggotaan.


Selain itu, Anam berharap ada perwakilan dari Madura yang masuk dalam kepengurusan PWI Jawa Timur. Kehadiran perwakilan tersebut dinilai penting untuk menjembatani aspirasi dan kebutuhan organisasi PWI di empat kabupaten di Madura.


“Selama ini kan tidak ada representasi, setidaknya di beberapa tahun terakhir, empat tahun terakhir enggak ada representasi dari Madura yang jadi pengurus PWI Jatim,” ungkapnya.


Senada dengan Anam, Ketua PWI Sampang, Hanggara Pratama Syahputra, mengapresiasi terselenggaranya konsolidasi lintas kabupaten tersebut.


Ia berharap pertemuan semacam ini dapat menjadi tradisi yang terus berlanjut, sehingga komunikasi dan silaturahmi antar-pengurus PWI di Madura semakin kuat.


“Mudah-mudahan ajang silaturahmi ini menjadi tradisi. Artinya bisa dilaksanakan di kemudian hari juga tidak berhenti di sini,” ucapnya.


Hanggara juga menekankan pentingnya keterwakilan wartawan Madura dalam kepengurusan PWI Jawa Timur. Menurutnya, representasi tersebut diperlukan agar kebutuhan organisasi di empat kabupaten dapat terakomodasi dengan baik.


“Artinya, agar PWI di Madura Raya di empat kabupaten tidak dipandang sebelah mata. Segala kebutuhan dapat difasilitasi untuk memajukan nama PWI di semua daerah Jawa Timur,” katanya.


Terkait peringatan HPN 2027, Hanggara mengusulkan agar kegiatan bersama tingkat Madura Raya dilaksanakan setelah seluruh rangkaian kegiatan HPN di masing-masing kabupaten selesai.


Dengan pola tersebut, kegiatan peringatan HPN di tingkat kabupaten tetap dapat terlaksana terlebih dahulu sebelum dilanjutkan dengan perayaan bersama yang melibatkan PWI se-Madura.


Sementara itu, Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, menyoroti persoalan administrasi keanggotaan, terutama penerbitan dan perpanjangan KTA yang dinilai membutuhkan waktu terlalu lama.


Ia menilai persoalan tersebut perlu segera dibenahi agar proses administrasi anggota dapat berjalan lebih efektif dan memberikan kepastian bagi wartawan.


“Karena sangat aneh ketika misalnya otoritasnya di PWI Jatim dalam menerbitkan kartu ternyata butuh juga bertahun-tahun nggak betul-betul klir,” ujarnya.


Warid juga mengusulkan agar konsolidasi PWI Madura Raya dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan. Menurutnya, pertemuan berkala diperlukan untuk menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi, dan membangun kerja sama antarpengurus di empat kabupaten.


Konsolidasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat persatuan PWI Madura Raya, memperjuangkan keterwakilan dalam kepengurusan PWI Jawa Timur, membenahi administrasi keanggotaan, serta menyukseskan agenda bersama dalam rangka HPN 2027. (Red) 

Bagikan:

Komentar