![]() |
| Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya saat sambutan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) HAM tahun 2026.(Dok/Istimewa). |
Hal tersebut disampaikan Willy saat menghadiri Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) HAM, Kick Off Rangkaian Peringatan Hari HAM Sedunia ke-78, Rapat Koordinasi Penggerak HAM, serta Tasyakuran Hari Bhakti Kementerian HAM Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Dalam forum tersebut, politisi Partai NasDem itu menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai HAM sebagai landasan dalam penyelenggaraan negara sekaligus kehidupan bermasyarakat.
“Penguatan institusi HAM harus berjalan seiring dengan tumbuhnya nilai kemanusiaan dalam kebijakan negara dan kesadaran masyarakat,” kata Willy.
Menurutnya, menjadikan HAM sebagai semangat yang menjiwai kehidupan berbangsa berarti menempatkan penghormatan terhadap martabat manusia dan prinsip kesetaraan sebagai nilai yang melekat dalam setiap kebijakan, tindakan, serta hubungan antarsesama.
Ia menilai, penghormatan terhadap HAM tidak cukup hanya diwujudkan melalui penguatan kelembagaan dan regulasi. Nilai-nilai kemanusiaan juga harus tercermin dalam praktik kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
“Kesadaran ini perlu hidup di seluruh elemen bangsa, dari penyelenggara negara hingga masyarakat,” tandasnya.
Willy berharap, penguatan institusi HAM dapat berjalan beriringan dengan meningkatnya kesadaran kolektif untuk menghormati martabat dan hak setiap manusia. Dengan demikian, prinsip HAM tidak hanya menjadi norma formal, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun kehidupan berbangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan kesetaraan. (Red)


Komentar