> Peringati Nuzulul Qur'an, Gubernur Jatim Bersama 17 Bupati dan Walikota Gelar Khotmil Qur'an Kubro Secara Online Lensajatim.id
|
Menu Close Menu

Peringati Nuzulul Qur'an, Gubernur Jatim Bersama 17 Bupati dan Walikota Gelar Khotmil Qur'an Kubro Secara Online

Sabtu, 09 Mei 2020 | 17.44 WIB


lensajatim.Surabaya-Dalam rangka peringatan Nuzulul Qur'an, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mengadakan Khotmil Qur'an Kubro secara online. Sabtu (09/05/2020), atau malam 17 Bulan Ramadhan.

Khotmil Quran Kubro akan digelar secara online pada pukul 20.30 WIB hingga 22.00 WIB di Gedung Negara Grahadi,  ini jugaSurabaya. Acara diisi ceramah agama oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA.

"Karena tidak bisa dilakukan secara massal dengan kumpulan jamaah, akhirnya Pemprov menginisiasi dilakukan secara online dengan tetap melibatkan banyak orang," jelas  Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (9/5/2020).

Ketua Umum PP Muslimat NU ini mengatakan, kegiatan Nuzulul Quran Online ini akan disiarkan langsung melalui siaran televisi dan juga streaming melalui media sosial resmi Pemprov Jatim.

Khotmil Quran Kubro yang dilakukan sebanyak 2020 kali secara online itu juga akan diikuti oleh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jatim. Masing-masing 4.000 hafiz hafizah dan 17 bupati/wali kota ikut membaca bergantian pada juz ke-30.

"Artinya akan ada 2020 kali khatam Alquran 2.000 dari hafiz hafizah, 20-nya dari OPD," tandas Mantan Menteri Sosial RI.
Menurut Khofifah, khataman akan dimulai dari juz 30, dimulai dari Surat An-Naba'. Nah yang sangat spesial, menurut Khofifah, yang akan membaca Surat An-Naba dan seterusnya adalah para bupati dan wali kota dari 17 Kabupaten.

Mereka yakni bupati Sumenep, Tuban, Banyuwangi, Jombang, Bangkalan, Bondowoso, Bojonegoro, Pasuruan, Kota Malang, Sidoarjo, Trenggalek, Madiun, Kota Kediri, Lumajang, Pamekasan, Malang dan Probolinggo.

"Semoga agenda ini membawa keberkahan untuk Indonesia dan Jatim khususnya. Sehingga kita semua bisa segera keluar dari situasi sulit dan darurat Covid-19 ini," pungkas Khofifah. (Hady/Lil)

Bagikan:

Komentar