> Sugiri Vs Ipong Diprediksi Bertarung Lagi di Pilkada Ponorogo, Pengamat : Bukan Tidak Mungkin Incumbent Tumbang Lensajatim.id
|
Menu Close Menu

Sugiri Vs Ipong Diprediksi Bertarung Lagi di Pilkada Ponorogo, Pengamat : Bukan Tidak Mungkin Incumbent Tumbang

Sabtu, 27 Juni 2020 | 21.12 WIB

Foto : Baihaki Siraj, Direktur Eksekutif ARC Indonesia


lensajatim id Surabaya- Dari 19 daerah yang akan melaksanakan Pilkada di Jawa Timur, salah satunya adalah Kabupaten Ponorogo. Ipong Muchlissoni,  Bupati Ponorogo dipastikan akan maju untuk kedua kalinya sebagai Calon Bupati Ponorogo. Tak tanggung-tanggung, Bupati Incumbent ini santer menggalang koalisi raksasa untuk memuluskan langkahnya menjadi Bupati Ponorogo periode kedua.

Menurut analisa Pengamat Politik dari Akurat Research & Consulting Indonesia (ARC Indonesia), Baihaki Siraj, Pilkada Kabupaten Ponorogo akan berlangsung dengan dinamis dan dipastikan sengit. Pasalnya, kata Baihaki, meski Calon Incumbent malakukan pendaftaran ke banyak Partai Politik untuk membangun kaolisi raksasa, tapi pihaknya memprediksi Sugiri Sancoko yang juga politisi Partai Demokrat dan rival Ipong pada Pilkada sebelumnya memiliki potensi besar untuk maju kembali.

" Bila melihat dinamikanya, Pak Giri memiliki potensi yang sangat besar untuk maju," tukas Baihaki Siraj. Sabtu (27/06/2020).

Bila itu terjadi, tutur Baihaki, maka langkah Ipong yang merupakan Politisi Nasdem ini tidak mulus untuk meraih kusri Bupati yang kedua kalinya. Ipong harus berjuang keras untuk bisa menang.

Hal tersebut, menurut Baihaki, mengacu pada salah satunya selisih antara Ipong dengan Sugiri pada Pilkada sebelumnya sangat tipis. " Pertarungan sengit pada Pilkada sebelumnya bisa terualang kembali, dan bukan tidak mungkin meski Incumbent kalah,"tandasnya.

Baihaki, mengakui, dengan menjadi Bupati selama satu periode, tentu Ipong memiliki kekuatan lebih dibanding Pilkada sebelumnya. Akan tetapi, lanjut Baihaki itu bukan jaminan bisa memenangkan pertarungan pada Pilkada.

Kuncinya, menurut Baihaki, untuk mengalahkan Incumbent selain harus mempu memunculkan program-program yang merupakan terobosan yang tidak dilakukan oleh Incumbent. Selain itu, yang terpenting adalah dalam menentukan Calon Wakil Bupatinya.

Baihaki menyarankan, Sugiri bisa menggandeng tokoh yang mampu mendongkrak suaranya serta memiliki modal finansial. " Bisa saja tokoh agama, tokoh Partai, atau tokoh Perempuan. Intinya tokoh yang bisa menaikkan elektabilitas, sebab itu akan memudahkannya dalam memenangi pertarungan," pungkasnya. (Hady/Lil)

Bagikan:

Komentar